Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Gereja Katolik Bayar $276 Juta Terkait Pelecehan Seksual Anak-Anak di Australia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 Februari 2017 07:00 7:00 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Februari 2017 07:00
Bagikan
Konsul Pembantu pada komisi khusus Royal Commission into Institutional Responses to Child Sexual, Gail Furness, SC.
Bagikan

Hidayatullah.com–Gereja Katolik membayar lebih dari $ 276 juta (sekitar Rp 2,7 triliun) ganti rugi kepada ribuan korban pelecehan seksual anak-anak di Australia. Hal ini terungkap dalam pemeriksaan komisi khusus Royal Commission into Institutional Responses to Child Sexual Abuse.

Hampir 4.500 orang mengajukan klaim ganti rugi atas dugaan insiden pelecehan seksual anak-anak yang terjadi antara Januari 1980 dan Februari 2015. Namun insiden paling awal yang diajukan klaimnya terjadi di tahun 1920-an.

Konsul Pembantu pada komisi khusus itu Gail Furness SC dalam pemeriksaan di Sydney menjelaskan angka tersebut termasuk kompensasi, pengobatan, biaya hukum dan biaya lainnya.

Dari jumlah tersebut, sebanyak $ 258.800.000 adalah kompensasi uang yang berkisar $ 91 ribu per klaim.

“Christian Brothers yang, di waktu terkait menjalankan sejumlah fasilitas perumahan, melaporkan jumlah tertinggi dalam pembayaran,” kata Furness dalam persidangan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: 7% dari Pendeta Katolik Australia Lakukan Pelecehan Seksual

“Kelompok ini melakukan 763 pembayaran total sebesar $ 48,5 juta dengan pembayaran rata-rata $ 64 ribu,” katanya dikutip laman AustraliaPlus.

“Secara keseluruhan otoritas Gereja Katolik membayar $ 276.100.000 dalam merespons klaim pelecehan seksual anak-anak yang diterima antara 1 Januari 1980 dan 28 Februari 2015,” jelasnya.

Dalam persidangan teridentifikasi lembaga paling umum yang disebutkan dalam klaim adalah sekolah. Sebanyak 46 persen klaim menyebut sekolah sebagai lokasi terjadinya insiden, disusul panti asuhan anak-anak atau fasilitas perumahan sebanyak 29 persen dari klaim.

Baca: Pastor Pelaku Pelecehan Seksual Anak Ditangkap di Inggris

Jumlah tertinggi klaim pelecehan seksual yang terjadi di fasilitas perumahan adalah yang dioperasikan oleh De La Salle Brothers di Queensland, dengan 219 klaim.

Sebelumnya, Francis Sullivan dari Truth, Justice and Healing Council mengatakan dalam persidangan itu melihat konteks waktu terjadinya insiden itu.

Menurut dia, sekarang situasinya sangat berbeda, sehingga para orang tua harus menyadari bahwa anak-anak mereka saat ini berada di tangan yang aman di sekolah-sekolah Katolik.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:korban penganiaayaan gerejapelecehan seksualPelecehan Seksual pendetaPelecehan Seksual Terhadap Anak di Gerejapendeta AustraliaPendeta Katolik AustraliaThe Royal Commission
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mengaji di Awan Biru, Menguras Saku [1]
Tulisan selanjutnya Tak Merasa Dirugikan Bantu GNPF, Perhimpunan Donatur Dirikan Aliansi Muhsinin Bela Ulama

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Berita
31 Agustus 2026 20:11
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?