Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Data 57 Juta Pelanggan dan Pengemudinya Diretas, Uber Bayar Pelaku Agar Tutup Mulut

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 November 2017 19:09 7:09 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 23 November 2017 19:07
Bagikan
Uber di Denmark.
Bagikan

Hidayatullah.com—Para peretas alias hacker mencuri data pribadi 57 juta pelanggan dan pengemudi dari Uber Technologies Inc. Ternyata Uber menutupi peretasan itu selama setahun lebih dan membayar pelakunya agar tutup mulut.

Data yang dicuri dalam serangan hacker Oktober 2016 itu terdiri dari nama, alamat email dan nomor telepon 50 juta pelanggan Uber di seluruh dunia, kata pihak perusahaan kepada Bloomberg hari Selasa (21/11/2017). Data pribadi 7 juta pengemudinya juga dicuri, termasuk sekitar 600.000 nomor surat izin mengemudi (SIM) yang dikeluarkan Amerika Serikat.

Tidak ada nomor jaminan sosial, informasi kartu kredit, lokasi detil perjalanan atau data lain yang diambil oleh hacker, kata Uber.

Saat peretasan itu terjadi, di masa kepemimpinan Travis Kalanick yang juga pendiri Uber, pihak perusahaan sedang bernegosiasi dengan regulator Amerika Serikat, yang menyelidiki klaim terpisah perihal pelanggaran privasi. Uber sekarang, yang dipimpin Dara Khosrowshahi, mengatakan pihaknya memiliki kewajiban hukum untuk melaporkan peretasan yang terjadi kepada regulator dan kepada para pengemudi yang nomor SIM-nya dicuri. Padahal, sebelumnya Uber justru membayar para hacker pencuri datanya agar tutup mulut tidak bicara soal peretasan tersebut, dan meminta mereka agar menghapus data yang dicurinya.

Uber mengatakan yakin informasi yang dicuri tidak pernah digunakan dan menolak untuk mengungkap identitas para hacker pelaku peretasan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Jumlah uang yang dibayarkan Uber kepada para peretas itu mencapai $100.000, lapor Bloomberg.

Menyusul pengakuan Uber hari Selasa (21/11/2017) perihal peretasan besar yang terjadi satu tahun lalu itu, Kepala Kejaksaan New York Eric Scheiderman mulai melakukan investigasi atas kasus tersebut, kata jubirnya Amy Spitalnick.

Uber juga digugat dengan tuduhan kelalaian sehingga terjadi peretasan oleh seorang pelanggannya, yang sedang mengupayakan class-action.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Korupsi, FIFA Beri 3 Pejabat Sepakbola Amerika Latin Hukuman Seumur Hidup
Tulisan selanjutnya Geng MS-13 Penggal Kepala dan Mencabut Jantung Korbannya di Dekat Washington DC

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?