Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Erdogan: Bashar Pemimpin Teroris, Bunuh Satu Juta Warganya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 29 Desember 2017 07:16 7:16 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 Desember 2017 06:24
Bagikan
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan bersama Presiden Tunisia Beji Caid Essebsi
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan Bashar al Asaad adalah pemimpin Negara teroris karena telah membunuh hampir satu juta lebih warganya sendiri.

Lebih jauh ia mengatakan tidak berminat melakukan kerja sama dengan Bashar al Assad di Suriah.

“Kami sama sekali tidak akan mau berjalan bersama Assad di Suriah. Untuk apa? Bagaimana kami bisa merangkul pemimpin negara yang telah membunuh hampir satu juta rakyatnya? Apakah rakyat Suriah menginginkan pemimpin seperti dia? saya sampaikan dengan terang dan jelas bahwa Assad adalah pemimpin negara yang teroris,” ujar Erdogan dikutip Anadolu Agency, Kamis (28/12/2017) saat konferensi pers yang disiarkan televisi setempat,  yang digelar di Tunis usai bertemu Presiden Tunisia Beji Caid Essebsi.

Turki sejak lama menginginkan Bashar Assad lengser dari jabatannya. Negara ini juga mendukung kelompok oposisi dan pembebasan di Suriah setelah Assad banyak mendapat dukungan Iran dan milisi Syiah berbagai negara.

Baca: Saksi Hidup Berbicara: Pembantaian Bashar al Assad Abad ke-21

Beberapa waktu terakhir, Turki melunak setelah terlibat dalam upaya perundingan mencari resolusi politik untuk konflik Suriah, dengan Rusia dan Iran yang merupakan sekutu dekat Assad. Turki menjadi salah satu pemain kunci dalam upaya mengakhiri konflik Suriah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pernyataan Erdogan ini disampaikan beberapa hari setelah pihak-pihak yang terlibat perundingan sepakat menggelar kongres perdamaian untuk konflik Suriah di Sochi, Rusia pada akhir Januari 2018 mendatang. Upaya sebelumnya untuk menggelar kongres perdamaian di Sochi pada November lalu gagal karena tidak adanya kesepakatan.

Sejak perang sipil merebak di Suriah pada Maret 2011, ketika rezim Bashar al-Assad mulai menindak keras demonstrasi pro-demokrasi, bahkan menyerangnya dengan senjata mematikan.

Baca: Yang Perlu Diketahui: Apa Perang Suriah, Rezim Bashar dan Keterlibatan Syiah

Perang bermula saat peristiwa yang lazim dijuluki “Musim Semi Arab” (Arab Spring) tahun 2011. Di mana bermula sekelompok remaja menuliskan grafiti di dinding Kota Daraʼa.

Gelombang aksi menjadi besar setelah aparat yang menuntut “kebebasan dan keadilan” dihadapi senjata oleh Rezim Bashar. Penangkapan, penyiksaan, dan pembunuhan diberlakukan kepada siapa saja yang menunjukkan tanda-tanda mengkritisi rezim yang sedang murka. Tank-tank berpatroli di dalam kota seakan-akan perang. Aparat intelijen mengepung masjid-masjid menjelang waktu shalat Jumʼat, memeriksa KTP setiap orang bahkan menghancurkan gedung-gedung dengan menggunakan bom gentong dan pesawat.

Enam tahun setelah perang yang melanda Suriah, lebih setengah juta warga Suriah telah tewas dan jutaan mengungsi ke luar Suriah (Turki, Libanon, Yordania dan Eropa) berpindah ke bagian lain di dalam Suriah sendiri (Internally Displaced Persons).*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab springbashar al assadBeji Caid EssebsiBom GentongErdoganiranKota Daraʼamilisi SYiahMusim Semi AraboposisipembunuhanPresiden TurkiRecep Tayyip Erdoganteroristsaurah al islamiyyahtunisia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya JSIT Kirim Bantuan untuk Pengungsi Palestina di Turki
Tulisan selanjutnya Sebagai Bentuk Terima Kasih pada AS, Israel Buat Stasiun “Trump” di Baitul Maqdis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?