Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pembelotan 13 Karyawan Restoran Korut Dipaksakan Oleh Intelijen Korsel

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Juli 2018 06:52 6:52 am
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Juli 2018 06:52
Bagikan
Para karyawan restoran Korut di Nigbo, China, "diculik" intelijen Korsel.
Bagikan

Hidayatullah.com—Satu kelompok terdiri dari 13 karyawan restoran Korea Utara yang pindah ke Korea Selatan pada tahun 2016 dipaksakan oleh intelijen Korsel, kata manajer mereka.

Ho Kang-il mengatakan kepada kantor berita Yonhap bahwa dirinya diperas dan 12 karyawan wanitanya tidak tahu ke mana mereka dibawa ketika menuju Seoul, lansir BBC Ahad (15/7/2018).

Perserikatan Bangsa-Bangsa telah menyeru dilakukannya penyelidikan “menyeluruh” atas masalah tersebut.

Korea Selatan sebelumnya mengatakan bahwa sekelompok orang itu membelot secara sukarela.

Karyawan-karyawan restoran itu bekerja di tempat yang dikelola oleh negara Korea Utara di kota Ningbo, China, pada tahun 2016 ketika mereka pergi menuju Korsel.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kala itu, seorang pejabat pemerintah di Seoul mengatakan bahwa sekelompok orang tersebut tidak lagi mempercayai propaganda Korea Utara setelah menyaksikan dram-drama televisi Korea Selatan.

Akan tetapi, dalam wawancara yang dipublikasikan Yonhap hari Ahad, manajer restoran Ho Kang-il mengatakan dia sudah sejak lama bekerja sama dengan Badan Intelijen Nasional (BIN) Korea Selatan, yang menjanjikan dirinya akan dapat membuka restoran sendiri apabila bersedia membelot ke Selatan.

Ho mengatakan ketika dia ragu-ragu, intelijen mulai memeras dirinya.

“Mereka mengancam bahwa jika saya tidak pergi ke Selatan bersama karyawan-karyawan saya, mereka akan membongkar ke Kedutaan Korea Utara bahwa saya selama ini telah bekerja sama dengan BIN Korsel sampai saat itu. Saya tidak punya pilihan lain kecuali melakukakn apa yang mereka katakan kepada saya,” papar Ho.

Pelapor khusus PBB untuk masalah-masalah HAM di Korea Utara, Tomas Ojea Quintana, mengatakan kepada para reporter awal pekan lalu bahwa sejumlah wanita tersebut mengatakan mereka dibawa ke Selatan “tanpa mengetahui bahwa mereka dibawa ke sini” dan meminta agar dilakukan penyelidikan.

Korea Utara diyakini mengoperasikan sekitar 130 restoran di luar negeri, yang memberikan sumber mata uang asing berharga yang diperlukan pemerintah, dan para pekerjanya merupakan orang-orang pilihan yang diyakini akan kesetiaannya kepada negara.

Keraguan perihal pembelotan mereka muncul pertama kali dua bulan silam, ketika Ho dan tiga orang wanita, yang wajahnya disamarkan dan identitasnya disembunyikan, muncul di saluran televisi JTBC yang menginformasikan bahwa mereka dipaksa bepergian ke Korea Selatan.

Salah seorang wanita itu mengatakan bahwa Ho mengancam akan memberitahukan pihak kepolisian Korut bahwa mereka menonton siaran televisi Korsel, sebuah tindakan yang dapat dikenai hukuman di negara represif itu.

Setelah laporan tersebut ditayangkan JTBC kementerian unifikasi Korea di Seoul mengatakan bahwa pernyataan sekelompok orang itu perlu dicek.

Korea Utara selama ini bersikukuh mengatakan bahwa sekelompok karyawan restoran itu diculik oleh pihak Selatan. Namun Seoul, yang tahun lalu menambahkan empat kali lipat uang hadiah bagi defektor Korut menjadi $860.000, bersikukuh mengatakan bahwa mereka membelot secara sukarela.

Lebih dari 30.000 orang Korea Utara tiba di Korea Selatan selama kurun dua dekade terakhir, menurut pemerintah Seoul.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penjajah Tambahkan “Kubah Besi” Respon Serangan Balasan dari Gaza
Tulisan selanjutnya Politisi PAN: Soal Freeport, Pencitraan Oknum Pemerintah Sangat Kelewatan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?