Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Harun Yahya Membantah Tuduhan Polisi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 Juli 2018 10:48 10:48 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Juli 2018 10:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Televangelis Turki Adnan Oktar, yang juga dikenal sebagai Harun Yahya, membantah semua tuduhan yang diberikan kepadanya di depan pengadilan Istanbul, Kamis 19 Juli 2018.

Dalam kesaksiannya ke pengadilan, Adnan Oktar mengaku tidak bersalah, mengklaim bahwa dia adalah korban “plot” dan bahwa dia adalah “seorang nasionalis dan orang Atatürkist.”

“Saya tinggal di mata publik. Semua orang tahu saya ketika saya tinggal di antara banyak orang dan di TV. Di semua tempat saya telah dikenal, ”katanya dikutip laman hurriyetdailynews.

Dia membantah tuduhan menjadi “pemimpin organisasi” dan menolak tuduhan perkosaan dan pelecehan seksual.

Oktar juga mengatakan bahwa penghasilan bulanannya adalah 3.500 Lira,  sekitar $ 730.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dikutip Anadolu Agency, Pengadilan Istanbul, menahan Oktar bersama dan lebih dari 160 orang lainnya dengan tuduhan melakukan beberapa kejahatan. Beberapa tersangka lainnya masih dalam tahanan sedang diinterogasi.

Baca: Aparat Turki Tangkap Pemimpin Sekte, Harun Yahya 

Dia ditahan 11 Juli 2018 ketika polisi mencari orang-orang yang dicurigai terkait dengan sekte organisasi, sebagaimana tuduhan polisi.

Kelompoknya telah dituduh melakukan kejahatan termasuk mendirikan organisasi kriminal, pelecehan seksual anak, hubungan seksual dengan anak di bawah umur, penculikan, melanggar hukum pajak dan melanggar undang-undang anti-terorisme.

Oktar memiliki saluran TV yang disebut A9, dari mana ia menyiarkan acara tentang isu-isu agama dan sosial.

Selama operasi ke kompleksnya, polisi menyita enam truk penuh artifak sejarah dan barang antik bersama dengan lebih dari 400 stik memori, 70 senjata, lebih dari 3.000 peluru, mobil mewah, dan uang tunai dalam jumlah besar.

Pada tahun 2006, Oktar menulis Atlas Penciptaan di bawah nama pena Harun Yahya, yang banyak dijadikan rukukan  dalam menggugurkan teori Evolusi Darwin, yang disebutnya akar dari terorisme global.

Bersama timnya, Adnan telah menulis lebih dari 300 buku, diterjemahkan ke dalam 73 bahasa. Buku-bukunya yang meruntuhkan Teori Darwin banyak melahirkan perlawanan di Eropa dan Barat.

 Baca: Peringatan Hari Darwin di Amerika Serikat

Dalam sebuah pernyataan singkatnya kepada media, Adnan mengatakan penangkapan dirinya adalah konspirasi Inggris.

“Ini adalah konspirasi oleh negara dalam Inggris,” Dia menjawab seperti yang ia adalah dikawal dari mobil polisi ke rumah sakit.

“Ini adalah konspirasi ‘Negara dalam Inggris’,” kata pria 62 tahun itu saat dicegat wartawan ketika digiring polisi menuju Rumah Sakit Istanbul untuk pemeriksaan kesehatan.

Kelompok  yang sering ia sebut “British deep state”  diduga telah melakukan banyak konspirasi untuk menguasai dunia, seperti yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan ‘Israel’.

Dalam situsnya, Harun Yahya pernah mengatakan “British deep state” telah berada di balik penjajahan dan kolonialisme di berbagai negara. Dia menyebutkan bahwa “China, India, Indonesia, dan Malaysia masih berada di bawah jajahan Inggris selama ratusan tahun”. Termasuk, menurutnya, keterlibatannya meruntuhkan Dinasti Ustmaniyyah (Ottoman), penjajahan di Anatolis dan pertumpahan darah di Timur Tengah.

“Seluruh teks teori dasar komunisme, termasuk Das Kapital ditulis di sana (Inggris). Pendiri Liberalisme, Adam Smith dan David Ricardo orang Inggris. Charles Darwin, penemu ideologi sosial Darwinisme yang memicu horor pada abad ke-20, adalah orang Inggris,” tulis Harun Yahya.

Sejak 1990-an Harun Yahya sudah ditangkap, disiksa, dipenjara, bebera kali percobaan pembunuhan dan serangkaian rekayasa.

Ia ditahan tanpa alasan pada tahun 1991, dan para anggota Ergenekon, bagian dari ‘Deep State” (negara di dalam negara, negara terselubung) beraliran komunis, yang seriang ia sebut,  dinilai telah menyusupi negara Turki,  mengatur agar kokain dapat ditemukan di dalam aliran darahnya setelah dicampur dengan makanannya di gedung Markas Besar Keamanan.

“Adnan Oktar secara sengaja dan tidak benar difitnah dengan permasalahan seksualitas, sesuatu yang bagi orang merupakan hal yang secara khusus peka, dengan tujuan mempengaruhi pendapat umum,” demikian sebagaimana dikutip laman resmi Harun Yahya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:British deep stateDarwinismeErgenekon Deep Stateinggriskomuniskonspirasinegara di dalam negaranegara terselubung
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Misi Freedom Flotilla ke Jalur Gaza Berangkat dari Palermo, Sisilia
Tulisan selanjutnya Rabi Yahudi Ortodok Israel Menolak “UU Rasis” Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?