Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bendera ‘Israel’ Berkibar dalam Pertandingan Judo Abu Dhabi

Ahmad
Terakhir diupdate: 29 Oktober 2018 13:27 1:27 pm
Ahmad
Dipublikasikan 29 Oktober 2018 13:27
Bagikan
Menteri Kebudayaan dan Olahraga ‘Israel’ Miri Regev menyalami pejudo Israel
Bagikan

Hidayatullah.com—Bendera ‘Israel’ berkibar diiringi lagu kebangsaan  rezim penjajah tersebut setelah atlet Judo ‘Israel’, Sagi Muki (26) berhasil meraih medali emas mengalahkan Matthias Casse dari Belgia di turnamen Abu Dhabi Judo Grand Slam kategori 80 kg yang diselenggarakan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) pada Ahad, 28 Oktober 2018.

Menteri Kebudayaan dan Olahraga Miri Regev, yang berada di Abu Dhabi bersama Muki, menulis di media sosial, “Kami membuat sejarah. Orang-orang ‘Israel’ hidup!” tulis The Jerusalem Post.

Anggota Knesset  Yuli Edelstein menyebut Muki “seorang juara” dan menambahkan, “Ini adalah perasaan yang hebat saat mendengar lagu kebangsaan kami … dimainkan untuk pertama kalinya di Abu Dhabi.”

“Kami memberi hormat padamu,” kata Edelstein. “Anda membawa kehormatan besar bagi ‘Negara ‘Israel’’.”

Meskipun bukan pertama kalinya UEA mengundang atlet penjajah ‘Israel’ dalam sebuah pertandingan olahraga, namun dilantunkannya lagu kebangsaan dan pengibaran bendera ‘Israel’ dianggap sebuah ‘pencapaian’ baru.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca:   Pertemuan Diam-diam Israel dan Oman

Miri Regev,  berdiri di dekat podium bersama salah satu pejabat turnamen terlihat tak kuasa menahan air matanya saat dilantunkannya lagu kebangsaan ‘Israel’.

“Selama dua tahun kami melakukan pembicaraan untuk mencapai momen ini dan sulit untuk menghentikan air mata. Saya ingin berterima kasih kepada pihak berwenang di Abu Dhabi dan tuan rumah kami di sini yang menerima kami dengan cara yang patut dicontoh,” kata Menteri Olahraga ‘Israel’ seperti dilansir The Time of ‘Israel’.

Situs berita ‘Israel’ tersebut juga menulis bahwa ini adalah pertama kalinya seorang menteri ‘Israel’ menghadiri acara olahraga di kawasan Teluk.

Menteri Kebudayaan dan Olahraga ‘Israel’ Miri Regev, berjabatan tangan dengan Mohamed Bin Tha’loob Al Derai, Presiden Persatuan Gulat, Judo, Kickboxing Federation di Judo Grand Slam 2018 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) Foto: AFP

Menurut media tersebut, lagu kebangsaan ‘Israel’ dapat dilantunkan di UEA setelah pihak Federasi Judo Internasional mengancam akan membatalkan kompetisi tersebut bila semua atlet tidak diberikan hak yang sama di dalam perhelatan tersebut.

Regev memuji presiden Federasi Judo Internasional, Marius Vizer dari Austria, karena mempengaruhi penyelenggara untuk mengubah kebijakan mereka pada simbol ‘Israel’.

“Saya menangis ketika lagu itu dimainkan. Marius Vizer berdiri di sampingku dan juga meneteskan air mata. Sangat menyentuh untuk melihat bahwa dia tersentuh oleh kemampuan kami untuk mengekspresikan emosi kami, ”Regev mengatakan kepada Radio Tentara ‘Israel’.

Baca:Delegasi Militer UEA Mengunjungi ‘Israel’ 

Diterima di Teluk

Gebrakan olahraga yang dramatis datang pada saat yang sama ketika hubungan ‘Israel’ dengan negara-negara Teluk tiba-tiba mencair.

Menteri Komunikasi Ayoub Kara diperkirakan akan pergi ke Dubai pada hari Selasa untuk berpartisipasi dalam Konferensi International Telecommunication Union.

Y’Israel’ Katz, Menteri pelayanan Transportasi dan Kementerian Intelijen, akan mengunjungi Oman untuk mendorong kereta api yang menghubungkan Haifa dengan Yordania, Arab Saudi, dan Negara-negara Teluk.

“Inisiatif itu, yang disebut ‘Jalur untuk Perdamaian Regional,’ bertujuan untuk menghubungkan Laut Tengah dan Teluk Arab [Teluk Persia] dengan kereta api melalui ‘Israel’ sebagai jembatan darat dan Yordania sebagai pusat transportasi regional,” kata kantor Katz.

Katz diperkirakan akan mempresentasikan rencananya ketika ia menyampaikan konferensi transportasi regional tiga hari, yang disebut Kongres Dunia IRU, yang akan diselenggarakan adalah Muscat mulai 6 November.

“Ini adalah pertama kalinya seorang menteri ‘Israel’ secara resmi diundang untuk berpartisipasi dalam konferensi internasional di Oman,” kata kantor Katz.

Baca:Terungkap: Pembicaraan Normalisasi Rahasia Israel-UEA 

Kementerian itu menambahkan bahwa, “Undangan ini mencerminkan hubungan yang semakin kuat antara kedua negara.”

Kunjungan Katz mengikuti ‘pertemuan secara rahasia’  Perdana Menteri Benjamin Netanyahu  dengan Sultan Qaboos bin Said al Said hari Jumat. Oman dan ‘Israel’ tidak memiliki hubungan diplomatik. Pemimpin ‘Israel’ terakhir yang mengunjungi kesultanan adalah mantan PM ‘Israel’ Shimon Peres pada tahun 1996.

Netanyahu berbicara tentang kunjungan itu di awal rapat kabinet mingguan. “Pada hari Jumat, saya dan istri saya kembali dari kunjungan diplomatik bersejarah ke Oman. Saya bertemu dengan pemimpin Oman, Sultan Qaboos bin Said, seorang yang sangat berpengalaman dan mengesankan.

“Ini adalah kunjungan resmi pertama ‘Israel’ ke Oman dalam 22 tahun. Kunjungan ini bertentangan dengan latar belakang upaya diplomatik yang saya promosikan dalam beberapa tahun terakhir vis-a-vis negara-negara Arab. Dalam pertemuan panjang kami, kami membahas secara rinci tantangan yang dihadapi Timur Tengah. Ini adalah pembicaraan penting … untuk Negara ‘Israel’ dan pembicaraan yang sangat penting untuk keamanan ‘Israel’. Akan ada lebih banyak lagi, ”katanya.

Sehari usai pertemuan Sultan Qaboos dan Netanyahu, penjajah ‘Israel’ mengebom Jalur Gaza.

Presiden Otorita Palestina Mahmoud Abbas juga mengunjungi Oman pada awal pekan ini.

Pada hari Ahad, seorang utusan Sultan Qaboos mengunjungi Abbas di Ramallah dan menyerahkan sebuah surat dari pemimpin Oman, lapor Kantor Berita Palestina Wafa.

Dalam pidato di Ramallah ke sidang Dewan PLO ke-30, Abbas mengatakan bahwa dia menolak rencana perdamaian Trump. Menurut Wafa, dia berkata, “[Bahkan] jika deklarasi Balfour disahkan [100 tahun lalu], ‘Kesepakatan Abad Ini’ tidak akan berlalu.”

Tahun lalu, penyelenggara turnamen di Abu Dhabi melarang bendera dan lagu ‘Israel’, yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Negara Teluk.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Abu Dhabibendera IsraelisraelJudoMiri RegevpenjajahUEAUni Emirat ArabZioni
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lion Air Jatuh Angkut 189 Orang, termasuk 20 Pegawai Kemenkeu
Tulisan selanjutnya 11.785 Ranjau Darat yang Ditanam Pemberontak Syiah al Houthi Dibersihkan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?