Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Yunani dan Gereja Orthodoks Sepakat 10.000 Rohaniwan Tak Digaji Sebagai PNS

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 November 2018 19:01 7:01 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 11 November 2018 19:01
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Yunani dan pemimpin Gereja Orthodoks mencapai kesepakatan untuk mencoret sekitar 10.000 rohaniwan gereja dari daftar gaji pemerintah, lapor Reuters.

Kesepakatan bersejarah itu akan menjadikan pemisahan antara kekuasaan gereja dan negara semakin jelas.

Selama bertahun-tahun, Gereja Orthodoks memainkan peran penting dalam perpolitikan Yunani. Bahkan bagi rakyat Yunani kebanggaan nasional mereka beriringan dengan kebanggaan terhadap agamanya. Mayoritas rakyat Yunani merupakan jemaat Gereja Orthodoks.

Berdasarkan kesepakatan yang dibuat di Athena hari Selasa (6/11/2018) antara Uskup Agung Ieronymos dari Gereja Yunani dan Perdana Menteri Alexis Tsipras itu, negara di masa mendatang akan mentransfer subsidi tahunan ke dana khusus gereja untuk kemudian dipakai membayar gaji pendeta. Tak peduli apakah jumlah pendeta bertambah atau berkurang, berdasarkan kesepakatan itu negara akan mentransfer dana sebanyak sekitar 200 juta euro. Sebagai imbal baliknya, gereja setuju tidak akan menentang mosi yang ditujukan untuk menjadikan Yunani netral dalam urusan keagamaan.

Kedua pemimpin itu sepakat Yunani akan tetap membayar gaji para pendeta, tetapi tidak lagi sebagai aparatur sipil negara. Pada tahun 2015, sebanyak 18% angkatan kerja di Yunani adalah pegawai pemerintah, menurut OECD.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kesepakatan itu juga bertujuan untuk mengakhiri perselisihan puluhan tahun soal kepemilikan properti antara gereja dengan pemerintah. Gereja Orthodoks merupakan salah satu pemilik properti terbanyak di Yunani, lapor Reuters.

Kesepakatan itu masih harus disetujui kabinet, parlemen dan para pemimpin gereja.

Kesepakatan itu berbarengan dengan diskusi hangat di parlemen soal perubahan konstitusi negara. PM Tsipras meyakinkan Uskup Agung bahwa hak otonomi Gereja Yunani akan dilindungi, meskipun ada perubahan konstitusi.

Yunani merupakan salah satu negara anggota Uni Eropa dengan kondisi perekonomian paling lemah sejak krisis finansial global 2008. Para kreditor yang meminjamkan uangnya kepada negara Yunani mendesak pemerintah agar menjual aset-asetnya dan mengurangi jumlah pegawai negeri guna membayar kembali utang luar negerinya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Prancis Buru Pengemplang Pajak di Media Sosial
Tulisan selanjutnya 43 Pasang Santri Ikut Pernikahan Mubarokah di Balikpapan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Berita
15 Oktober 2026 14:10
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi

Terbaru

  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?