Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Presiden Venezuela: Presiden Brazil Bolsonaro Adalah Hitler Masa Kini

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Januari 2019 06:03 6:03 am
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Januari 2019 06:03
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Venezuela Nicolas Maduro, hari Senin (14/1/2019), menyebut Presiden Brazil Jair Bolsonaro sebagai seorang Hitler masa kini, beberapa hari setelah pemerintah Brazil mengakui tokoh oposisi sebagai pemimpin yang sah dari Venezuela.

Hari Sabtu (12/1/2019), pemerintahan Brazil yang baru pimpinan Jair Bolsonaro mengatakan pihaknya mengakui Juan Guaido, ketua Kongres Venezuela yang dikuasai oposisi, sebagai presiden yang sah setelah Maduro diambil sumpahnya sebagai presiden Venezuela untuk periode kedua yang dicap oleh negara-negara pro-Amerika Serikat sebagai tidak sah.

“Di sana ada Brazil yang berada di dalam genggaman seorang fasis –Bolsonaro adalah Hitler di era modern!” kata Maduro dalam pidato kenegaraannya seperti dikutip Reuters.

“Biarkan kita serahkan soal Bolsonaro ke tangan rakyat Brazil yang luar biasa, yang akan memeranginya dan membereskannya,” imbuh Maduro.

Kantor Kepresidenan Brazil mengatakan melalui seorang jubir bahwa pihaknya tidak akan memberikan komentar.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Guaido hari Jumat (11/1/2019) mengatakan bahwa dirinya bersedia melanjutkan lagi kepemimpinannya setelah para tokoh oposisi mengatakan periode kedua Maduro tidak sah, karena pemilu tahun 2018 yang diboikot kelompok oposisi diatur sedemikian rupa sesuai kehendaknya.

Brazil dan Venezuela memiliki hubungan baik selama lebih dari satu dekade berkat ikatan pertemanan antara Partai Pekerja Brazil dan Partai Sosialis Venezuela.

Bolsonaro, seorang anti komunis yang memuji-muji pemerintahan diktator militer di Brazil 1964-1985, berjanji akan menarget Venezuela.

Bolsonaro terang-terangan menyatakan pro-Amerika Serikat dan ingin memperbaiki hubungan negaranya dengan AS. Sementara Amerika Serikat berusaha menghancurkan Venezuela bukan saja karena negara itu masih dikuasai komunis, tetapi juga karena Venezuela dalam perdagangan ingin mengurangi ketergantungannya kepada mata uang dolar AS dan sedang meningkatkan hubungannya dengan China dan Rusia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mesir Mendeportasi Warga Jerman Dicurigai Miliki Hubungan DAESH
Tulisan selanjutnya Prabowo Tegaskan Tak Boleh Ada Lagi Kriminalisasi Ulama

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Berita
20 Juli 2026 14:30
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?