Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Putra Mahkota Saudi Berjanji Menekan Ketegangan India-Pakistan

Ahmad
Terakhir diupdate: 20 Februari 2019 15:20 3:20 pm
Ahmad
Dipublikasikan 20 Februari 2019 15:09
Bagikan
Pangeran yang kerap disapa MBS itu mendara di Pangkalan Angkatan Udara di wilayah Palam
Bagikan

Hidayatullah.com–Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad  bin Salman tiba di India pada Selasa (19 Februari) setelah mengunjungi Pakistan, di mana ia berjanji untuk meredakan ketegangan antara New Delhi dan Islamabad, kutip AP.

Pangeran yang kerap disapa MBS itu mendara di Pangkalan Angkatan Udara di wilayah Palam. Kedatangannya disambut oleh Perdana Menteri India Narendra Modi, yang memberikan pelukan untuk tamu kehormatan.

Menurut National Herald India, Modi melanggar protokol kenegaraan saat menyambut penerus kepimpinan kerajaan Saudi itu.

“MBS Sepakati Investasi Rp 282 Triliun dengan Pakistan “Melanggar protokol, PM Narendra Modi secara personal menerima Pangerang Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al-Saudi, Putra Mahkota Arab Saudi saat tiba untuk kunjungan bilateral pertamanya ke India,” demikian kicauan juru bicara Kementerian Luar Negeri India, Raveesh Kumar.

Baca:  10.000 Tentara Saudi Dilatih di Pakistan

Sementara itu, dalam foto yang diunggah Modi pada akun Twitter-nya menunjukkan dia memberikan rangkaian bunga kepada MBS di dekat tangga pintu masuk pesawat. “India senang menyambut Pangeran Mohammad bin Salman, Putra Mahkota Arab Saudi,” kicaunya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut Arab News,  kunjungan MBS akan berlangsung dua hari.

Pangeran Mohammad  hari ini mememulai lawatannya ke Pakistan. Dia diperkirakan akan mencoba meredakan ketegangan antara India dan Pakistan, sementara India sedang mempertimbangkan tanggapannya terhadap serangan bom dahsyat yang diluncurkan di wilayah Kashmir.

Mohammad bin Salman memulai lawatannya ke Asia Selatan dan China dengan disertai rombongan tingkat tinggi ke Pakistan.

Baca: Saudi dan Turki Halangi Langkah AS Masukkan Pakistan dalam ‘Daftar Diawasi’  

Perdana Menteri Imran Khan dan Kepala Tentara Pakistan Qamar Javed Bajwa menyambut putera mahkota itu di karpet merah di bandar udara militer di Rawalpindi, dekat Islamabad, ibu kota Pakistan, kutip Reuters.

Sementara itu, Pakistan juga mengirim jet-jet tempur untuk mengawal pesawat yang membawa Pangeran Mohammad, yang dijadwalkan akan menandatangani perjanjian investasi sebanyak lebih 10 miliar dolar AS.

Hubungan antara India dan Arab Saudi semakin kuat sejak Modi mengunjungi Riyadh pada 2016.

Selama kunjungan tersebut, kedua negara menandatangani perjanjian untuk bekerja sama dalam pengumpulan intelijen tentang pencucian uang dan pendanaan teroris.

Tahun lalu, hasil perdagangan bilateral antara India dan Arab Saudi mencapai US $ 27,5 miliar.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudiIndiaPakistanPangeran Mohammad bin SalmanPutera Mahkota
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Fikih Akhir Zaman dan Masa Depan Umat
Tulisan selanjutnya Syeikh Palsu: Siapakah Mohamad Tawhidi?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?