Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Setelah Unjuk Rasa Rusuh, Demonstran Hong Kong Tampil Damai di Victoria Park

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 Agustus 2019 14:45 2:45 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 19 Agustus 2019 14:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ratusan ribu orang demonstran pro-demokrasi hari Ahad (18/8/2019) berkumpul di Victoria Park dan sekitarnya dengan damai, setelah sebelumnya bentrok dengan petugas kepolisian.

Meskipun hujan deras, para demonstran yang sudah menyiapkan payung memenuhi jalan sepanjang 5 kilometer sebab taman di pusat kota Hong Kong itu tidak muat menampung pengunjuk rasa.

“Hari ini adalah hari damai,” kata panitia unjuk rasa Bonnie Leung. “Kami dapat menunjukkan kepada dunia bahwa orang Hong Kong bisa tenang sama sekali.”

Aktivis wanita itu juga mengatakan bahwa polisi yang patut dipersalahkan apabila terjadi kerusuhan.

Tidak hanya anak muda, orang-orang tua dan anak-anak hadir dalam unjuk rasa di taman umum paling terkenal di Hong Kong itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Polisi sudah mengeluarkan izin untuk kerumunan tersebut, tetapi tidak untuk aksi jalan kaki yang menyertainya.

Meskipun demikian, banyak demonstran yang memadati jalan-jalan di pusat kota, dan mereka mengatakan bertekad menunjukkan kepada pemerintah bahwa mereka tidak akan berhenti melakukan aksi sampai tuntutan-tuntutannya dipenuhi, lansir DW.

“Kami akan berdiri di sini; kami akan melakukan aksi, sampai mereka menanggapi kami… Bersama kami lebih memiliki kekuatan,” kata Harley Ho, seorang mahasiswa berusia 20 tahun, tak gentar dengan hujan deras.

Aksi unjuk rasa damai itu digelar setelah beberapa demonstrasi sebelumnya senantiasa diwarnai bentrokan dengan polisi. Aksi damai itu juga diselenggarakan setelah banyak kabar menyebutkan –termasuk cuitan Presiden AS Donald Trump di Twitter yang mengutip keterangan intelijen– bahwa pasukan China sudah bersiap di perbatasan dengan Hong Kong, bersiaga kalau-kalau para pengunjuk rasa anti-pemerintah dan pro-demokrasi bertindak brutal.

Menanggapi kabar tentang pasukan China itu, Kepolisian Hong Kong dalam konferensi pers mengatakan bahwa mereka masih bisa dan sanggup menangani unjuk rasa dan belum membutuhkan bantuan dari China Daratan.

Banyak kalangan menilai Hong Kong akan “tamat riwayatnya” apabila pasukan keamanan China menjejakkan kakinya di wilayah otonomi bekas koloni Inggris itu.

Pemerintah Hong Kong membela tindakan keras yang diambil polisi terhadap demonstran dalam aksi-aksi unjuk rasa sebelumnya.

“Hanya ketika mereka diserang dengan kekerasan dan tidak ada pilihan lain polisi menggunakan kekuatan minimum untuk menghalau pengunjuk rasa guna mengembalikan ketertiban umum,” kata pemerintah Hong Kong dalam sebuah pernyataan.

Pemerintah juga mengatakan 180 petugas kepolisian terluka dalam aksi-aksi unjuk rasa terakhir dan petugas mengalami tekanan sangat kuat, disebabkan durasi pekerjaan yang panjang, karena harus terus bersiaga menjaga ketertiban dan keamanan kota sementara Hong Kong terus dilanda aksi yang melibatkan ribuan orang.*

 

 

 

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinaHong KongRUU ekstradisi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya BMH Peringati Kemerdekaan RI ke-74 Bersama Suku Togutil
Tulisan selanjutnya CDC Selidiki Kaitan Penyakit Paru-Paru dengan Penggunaan Rokok Elektrik

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?