Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kasus Tabrak Lari Maut 2012: Dakwaan Terhadap Cucu Juragan Red Bull Dibatalkan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Juli 2020 14:13 2:13 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Juli 2020 14:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Dakwaan telah dibatalkan atas pewaris kerajaan bisnis Red Bull Vorayuth Yoovidhaya dalam kasus tabrak lari yang menewaskan seorang petugas kepolisian.

Vorayuth didakwa menabrak polisi dengan mobilnya di ibu kota Thailand, Bangkok, lalu kabur melarikan diri.

Dia berulang kali tidak memenuhi panggilan kepolisian untuk menghadapi sejumlah tuduhan, yang termasuk di antaranya berkendara secara ugal-ugalan sehingga mengakibatkan kematian.

Kepolisian Thailand sekarang mengatakan dakwaan-dakwaannya telah dibatalkan, tetapi tidak jelas mengapa, lansir BBC Jumat (24/7/2020).

Vorayuth merupakan cucu laki-laki dari Chaleo Yoovidhya, pendiri kerajaan bisnis minuman berenergi Red Bull bersama pengusaha Austria Dietrich Mateschitz. Pada saat kematiannya di tahun 2012, Chaleo merupakan orang ketiga terkaya di Thailand, menurut majalah Forbes dengan nilai bersih kekayaan mencapai $5 miliar.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Serma (pol) Wichian Klanprasert sedang mengendarai motornya di sepanjang Jalan Sukhumvit di Bangkok ketika dihantam dari belakang oleh sebuah Ferrari warna abu-abu, yang menyeret tubuhnya lebih dari 100 meter, sebelum akhirnya pelaku kabur bersama kendaraannya.

Petugas penyelidik mengikuti jejak cairan pelumas rem hingga ke sebuah rumah mewah kurang dari satu kilometer jaraknya. Ferrari yang penyok berat ada di sana, tetapi polisi awalnya menahan seorang sopir yang dipekerjakan keluarga miliarder itu sebagai tersangka utama.

Ketika kemudian diketahui bahwa mobil itu sesungguhnya dikendarai Vorayuth, yang kala itu berusia 27 tahun, dilakukan tes dan ditemukan kadar alkohol dalam darahnya tinggi. Namun, dia berkilah bahwa itu diakibatkan dia banyak menenggak minuman keras sesampainya di rumah setelah kejadian tersebut.

Vorayuth ditangkap, tetapi tak lama kemudian dilepaskan dari tahanan. Setelah itu dia berulang kali mangkir ketika dipanggil untuk menghadapi tuduhan, dan setiap kali pengacaranya mengatakan kliennya tidak dapat hadir karena sudah ada janji di luar negeri atau karena sakit.

Tim investigasi yang pertama dibentuk terpaksa dibubarkan karena seorang anggotanya dituduh berusaha menutup-nutupi keterlibatan Vorayuth dalam kasus itu.

Pihak berwenang akhirnya mengeluarkan surat penangkapan untuk Vorayuth lima tahun setelah kejadian, karena dia mangkir dari panggilan hukum sebanyak delapan kali.

Kasus yang mendapat perhatian besar dari publik di Thailand itu sekali lagi menegaskan betapa orang-orang kaya dan pemilik jabatan di negeri gajah putih itu seringkali lepas dari dakwaan hukum.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Red BullthailandVorayuth Yoovidhya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Beijing Balas Washington: China Perintahkan Konsulat AS di Chengdu Ditutup
Tulisan selanjutnya Uganda Melaporkan Kematian Pertama Covid-19

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?