Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Demonstrasi Besar “Boikot Produk Prancis” Terjadi di Bangladesh

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 28 Oktober 2020 06:31 6:31 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 28 Oktober 2020 06:31
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Puluhan ribu orang turun ke jalan di ibukota Bangladesh, Dhaka, menuntut pemboikotan produk Prancis di tengah sentiment anti-Islam Prancis lapor BBC pada Selasa (27/10/2020).

Mereka membakar patung Presiden Emmanuel Macron, yang membela karikatur yang menghina Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam. Polisi telah diterjunkan untuk menghalangi para demonstran menuju Kedutaan Prancis.

Macron menjadi target karena dia menyebut karikatur yang menyerang umat Islam itu sebagai “kebebasan berpendapat”.

Pada hari Senin, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan juga menyerukan pemboikotan barang-barang Prancis.

Dalam pidatonya di televisi, dia mengatakan Muslim sekarang “menjadi sasaran kampanye hukuman mati yang serupa dengan yang dilakukan terhadap orang Yahudi di Eropa sebelum Perang Dunia II”. Dia mengatakan, “Para pemimpin Eropa harus memberitahu presiden Prancis untuk menghentikan kampanye kebenciannya”.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Serangan balik itu membuat Kementerian Luar Negeri Prancis mengeluarkan peringatan kepada warga Prancis di Indonesia, Bangladesh, Irak, dan Mauritania pada hari Selasa, menyarankan mereka untuk berhati-hati.

Apa yang terjadi di Dhaka?

Polisi memperkirakan sekitar 40.000 orang ambil bagian dalam demonstrasi itu, yang diorganisir oleh Islami Andolan Bangladesh, salah satu partai Islam terbesar Bangladesh.

Para demonstran meneriakkan “Boikot produk Prancis” dan menyerukan agar Presiden Macron dihukum.

Pemimpin senior dari Islami Andolon, Ataur Rahman, yang ikut berpidato dalam demonstrasi mendesak pemerintah Bangladesh untuk mengusir duta besar Prancis.

“Prancis adalah musuh umat Islam. Mereka yang mewakili itu juga musuh kami,” kata pemimpin lain kelompok itu, Nesar Uddin.

Polisi menggunakan kawat berduri untuk membarikade jalan sekitar tiga mil (5 km) dari kedutaan Prancis, membuat para demonstran menjauh.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bangladeshboikot PrancisDhakaislamofobiaNabi Muhammadpenghinaan nabiPrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya separatisme prancis Dunia Islam Mengecam Penghinaan Nabi Muhammad dengan Dalih Kebebasan Berekspresi
Tulisan selanjutnya Arab Saudi Kecam Publikasi Karikatur yang Menghina Nabi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?