Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

‘Abu TOW’ Spesialis Penghancur Ratusan Tank Rusia di Suriah Siap ke Ukraina

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 4 Maret 2022 10:02 10:02 am
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 4 Maret 2022 10:30
Bagikan
abu tow
Bagikan

Hidayatullah.com — Seorang pejuang Suriah spesialis penghacur tank Rusia telah menawarkan dirinya kepada Ukraina untuk menghentikan invasi Rusia. Dalam cuitannya twitternya, Jum’at (25/2/2022) Abu TOW siap menawarkan bantuan kepada Kyiv untuk melenyapkan lebih banyak tank Rusia.

Sosok ini bernama Suhail Al-Hamood, ia mendapat julukan Abu TOW karena di medan laga Suriah terkenal dengan keberanian dan kepiawannya menghancurkan pasukan tank menggunakan rudal BGM-71 TOW.

Abu TOW dilaporkan telah berhasil menghancurkan 145 target menggunakan rudal TOW, termasuk tank modern Rusia. Selain itu, ia juga berhasil menghancurkan dua jet tempur MiG-23 Rusia di bandara militer Aleppo.

Bagi kelompok pemberontak di Suriah, ini adalah kesempatan untuk melakukan balas dendam terhadap Rusia di mana Moskow sejak 2015 melakukan kampanye militer di Suriah membantu Presiden Assad.

Akibat agresi Rusia, Data Syrian Observatory for Human Rights (SOHR) mencatat 55.219 orang telah tewas akibat tragedi kemanusiaan di Suriah selama tahun 2015 saja. Sedangkan Amnesty International mencatat sedikitnya 100 ribu orang telah melarikan diri dari Aleppo.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Beberapa kelompok pejuang Suriah yang berasal dari Idlib mengatakan kepada Middle East Eye, mereka datang ke Ukraina untuk bersama-sama mengangkat senjata melawan Rusia.

“Kesempatan untuk membalas dendam pada Rusia di tempat lain. Terlalu sayang untuk dilewatkan,” ujar mereka.

Beberapa orang mengatakan, akibat perjanjian gencatan senjata yang ditengahi pihak asing di Suriah, mereka kehilangan kesempatan untuk meluncurkan serangan terhadap pasukan Rusia. Dan kini kesempatan itu muncul di Ukraina.

“Saya berhubungan dengan beberapa pihak untuk keluar dari Suriah dan mencapai Ukraina. Di Ukraina saya akan menghadapi pasukan Rusia bersama dengan saudara-saudara Ukraina saya,” kata Hammoud kepada MEE dari daerah kantong oposisi barat laut Suriah, Idlib.

Ia menambahkan, ia akan pergi secara pribadi dengan cara apa pun. “Saya tidak berencana pergi dengan seluruh tim saya, demi keselamatan mereka,” ujarnya.*

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Abu TOWPerang Rusia Ukraina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya kantor urusan asmara Menag Sebut Ingin KUA Direvitalisasi: Tidak Hanya Kantor Urusan Asmara
Tulisan selanjutnya Mahfud KRI Nanggala Keppres 1 Maret Jokowi Tak Sebut Soeharto, Mahfud MD Beri Klarifikasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?