Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Akademisi Iran Ini Sebut Ratu Elizabeth Penjahat Dunia, setara Adolf Hitler

Ahmad
Terakhir diupdate: 15 September 2022 17:13 5:13 pm
Ahmad
Dipublikasikan 15 September 2022 17:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang akademisi Iran menyebut mendiang Ratu Elizabeth II sebagai salah satu penjahat terbesar dalam sejarah umat manusia. Sebagaimana dikutip MailOnline, Foad Izadi, yang merupakan tamu undangan dari stasiun TV Channel 1 Iran, membandingkan Ratu Elizabeth II dengan penguasa Nazi Jerman Adolf Hitler dalam beberapa pernyataan yang blak-blakan.

Sementara sebagian besar negara dan pemimpin dunia berduka atas kematian Ratu Elizabeth II, dia menganggap kematiannya sebagai kabar baik bagi orang-orang di negara-negara tertindas. “Warisan Ratu Elizabeth II dipenuhi dengan kejahatan, kekejian, dan kotoran,” katanya.

Namun kementerian luar negeri Iran belum mengomentari kematian Ratu atau kenaikan takhta Raja Charles III, dan saluran TV yang terkait dengan pemerintah telah menyebarkan komentar keji tentang warisannya.  “Mungkin, mengingat 70 tahun dia di atas takhta, dia harus dimasukkan dalam daftar yang sama dengan Hitler,” kata Foad Izadi yang juga dosen di Universitas Teheran dalam komentar yang diterjemahkan oleh Lembaga Penelitian Timur Tengah.

“Dari sudut pandang tertentu, kita harus sedih bahwa orang ini meninggal karena dia meninggal tanpa diadili, tanpa dihukum, dan tanpa membayar kejahatannya.”

Dalam siaran berbahasa Inggris di jaringan pemerintah PressTV, ia menambahkan gelar yang dia klaim didasarkan pada agresi militer Inggris di seluruh dunia yang dilakukan atas namanya. “Angkatan bersenjata Inggris adalah angkatan bersenjata Ratu. Jadi kita hanya memiliki segelintir individu yang terlibat dalam begitu banyak kekejaman di abad terakhir seperti Hitler misalnya, beberapa Presiden Amerika Serikat dan Ratu Elizabeth II sebelumnya.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Jumlah orang yang terbunuh mencapai jutaan dan ratu bertanggung jawab untuk itu. Keadilan tidak diberikan kepada salah satu individu paling kejam di abad terakhir itu,” kata Foad.

Sampai hari ini, Iran tidak menanggapi komentar Foad. Sementara pendekatan berbeda dilakukan pemerintah negara-negara yang juga dikategorikan sebagai ‘musuh’ Inggris, seperti; Rusia dan China yang secara terbuka menyampaikan belasungkawa kepada keluarga kerajaan.

Kementerian juga memilih untuk tidak membuat pernyataan resmi tentang kematian Ratu Elizabeth II dan kenaikan Raja Charles III sebagai monarki baru.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Adolf HitleriranRatu Elizabeth II
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anarki Intelektual
Tulisan selanjutnya Bukti Keberadaan Allah Bisa Dibuktikan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pentagon Perlu $80 Miliar untuk Tutup Biaya Perang Iran dll

Berita
20 Juni 2026 17:31
Gegara Perang Iran Saudi Aramco Pertimbangan Perluasan Kapasitas Penyimpanan di Luar Negeri
Label Teroris untuk Palestine Action Dibenarkan Pengadilan Banding Inggris
Dicabut, Zelensky Kembalikan Medali Penghargaan dari Polandia
Tiga Kapal Tanker Saudi Melewati Selat Hormuz Setelah Iran-AS Sepakat Mengakhiri Perang

Terbaru

  • Serangan Islamofobia, Imam Masjid di Kanada Diserang usai Pimpin Shalat Berjamaah
  • Kabar Mualaf Giancarlo Esposito: Aktor “Breaking Bad” Dilaporkan Memeluk Islam di Saudi
  • Al Jazeera Desak Masyarakat Internasional Hukum ‘Israel’ usai Pembunuhan Jurnalisnya
  • Taliban Melarang Penggunaan Ponsel Pintar oleh Aparat Pemerintah
  • Gegara Perang Iran Saudi Aramco Pertimbangan Perluasan Kapasitas Penyimpanan di Luar Negeri
  • ISIS Klaim Serangan di Aleppo yang Tewaskan 2 Tentara Suriah
  • Produksi Minyak Iraq Diperkirakan Normal Dalam Dua Bulan
  • Pakar Bilang Suplemen Harian Lebih Banyak Bahaya Dibandingkan Manfaat
  • Dicabut, Zelensky Kembalikan Medali Penghargaan dari Polandia
  • Pentagon Perlu $80 Miliar untuk Tutup Biaya Perang Iran dll

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?