Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kabar dari Suriah

Milisi Syiah Bantu Bunuh Kaum Muslimin Suriah? Bukan Barang Baru!

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 3 Mei 2013 07:41 7:41 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 Mei 2013 07:41
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | Sahabatsuriah.com–Hassan Nasrallah, pimpinan milisi Syiah Libanon yang menyebut diri mereka Hizbullah, untuk ke sekian kalinya menegaskan dukungannya kepada rezim Suriah Bashar al-Assad yang selama dua tahun terakhir ini melancarkan perang terhadap rakyatnya sendiri dan membunuhi sekitar 100 ribu warga.

Pada Selasa 30 April kemarin, Hassan Nasrallah menyatakan dalam pidatonya di televisi, “Suriah memiliki teman-teman sejati yang tak akan membiarkannya jatuh ke tangan Amerika, Israel atau kelompok Islam radikal.”

Nasrallah juga menyatakan, kelompok oposisi “terlalu lemah” untuk menjatuhkan rezim Basyar, dan kalau para pejuang kemudian mengancam mengambil alih desa-desa di bawah rezim Suriah, “maka normal sajalah kalau (kami) kemudian menawarkan semua bantuan yang mungkin dan perlu diberikan kepada tentara Suriah.”

Sejumlah media menggambarkan pernyataan Nasrallah ini sebagai suatu sikap resmi yang baru ditunjukkan, namun bagi kalangan oposisi maupun para pejuang di lapangan serta rakyat biasa, keterlibatan milisi Syiah Libanon yang menyebut diri mereka Hizbullah ini bukanlah sesuatu yang baru. Beberapa sumber juga membuktikan keterlibatan milisi Syiah dari negara lain sudah dimulai hanya beberapa bulan sejak pecahnya revolusi pada Maret 2011.

Wyre Davies dari BBC News 1 Mei 2013 kemarin melaporkan, “Pekan lalu kami menyaksikan sendiri betapa di sejumlah kawasan para tentara Hizbullah secara terbuka dan bebas keluar masuk perbatasan Lebanon dan Suriah (demi) memberikan bantuan dan latihan militer kepada sekutu-sekutu mereka di dalam Suriah.”

Baca Juga

muslim spanyol
Muslim di Spanyol Ungkap Bahwa Setiap Jumat Seorang Warga Menjadi Mualaf
Pemimpin Rezim Suriah, Bashar Assad dan Istrinya Positif Covid-19
Rezim Assad Suriah Telah Menyiksa 98 Orang Sampai Mati dalam 2 Tahun Terakhir
PBB Prihatin Meningkatnya Kekerasan di Idlib Suriah setelah Serangan Rezim
Pakistan Kirim Bantuan Medis Terbesar Sejak Mewabahnya Covid-19

Di kota Quesir yang masuk kawasan Suriah, para anggota milisi ini semakin melibatkan diri ke dalam peperangan antara tentara Bashar yang sudah semakin kewalahan karena tingginya tingkat kematian serdadu dan banyaknya pembelotan, melawan para pejuang pembebasan Suriah, Free Syrian Army/Jaysul Hurr.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, ratusan tentara milisia Syiah Lebanon itu masuk ke dalam Suriah dengan menggunakan ID palsu lalu bergabung dengan tentara reguler Suriah dan unit khusus Garda Republik dari Damascus menyerang dan membunuhi rakyat Suriah.

Kota Jdaidah Artouz di pinggiran Damascus adalah salah satu ladang pembantaian rezim Basyar al-Assad yang dibantu milisia Syiah Lebanon ini. Pada 21 April lalu, tentara Basyar masuk kota itu bersama milisi Syiah Lebanon itu dan pasukan khusus Garda Republik dan membantai lebih dari 350 warga, mulai dari bayi sampai warga sepuh, dengan menggunakan berbagai senjata, mulai dari senapan sampai pisau.

http://sahabatsuriah.com/?p=921

Bukti-bukti keterlibatan berbagai milisi Syiah – baik yang dari Iran, Iraq maupun Lebanon – dalam perang dan pembunuhan warga Suriah sebenarnya sudah banyak dan mudah didapat. Namun pernyataan Hassan Nasrallah ini adalah yang sejauh ini paling nyata dan tanpa tedeng aling-aling lagi.

Pimpinan opisisi Suriah Mu’adz al-Khatib pada pekan lalu sudah mengeluarkan surat terbuka kepada Hassan Nasrallah dan mendesaknya agar menarik milisinya dari Suriah, demi mencegah terjeblosnya kawasan Timur Tengah ke dalam kekerasan Sunni – Syiah yang mungkin saja akan berlangsung puluhan tahun.

“Apakah Anda merasa puas karena rezim Suriah membombardir rakyatnya sendiri dengan pesawat-pesawat tempur dan rudal-rudah Scud, mencampur darah dan daging anak-anak Suriah dengan roti?” seru al-Khatib. “Apakah Anda senang (mendengar) ribuan wanita Suriah telah diperkosa?”

Sebagaimana diberitakan di atas, Hassan Nasrallah menjawab seruan Mu’adz al-Khatib itu Selasa kemarin dengan pernyataan kesetiaannya sebagai “kawan sejati” rezim Suriah.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Siddik Kelsaba, Santri Irian yang Ingin Hafal al-Quran Setahun Lagi
Tulisan selanjutnya Kunjungan SBY Dinilai Gagal Redam Pembataian Muslim Myanmar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Kabar dari Suriah

Krisis Roti di Provinsi di Bawah Kontrol Rezim Assad di Suriah sedang Berkembang

20 Oktober 2020 21:40
Kabar dari Suriah

Rezim Assad Berada di Balik Protes terhadap Turki di Idlib Suriah, Sumber Keamanan Mengatakan

12 Oktober 2020 10:15
Kabar dari Suriah

Serangan Bom Truk di Al-Bab Suriah Menewaskan Sedikitnya 18 orang

7 Oktober 2020 11:05
Kabar dari Suriah

Rami Makhlouf: Penipuan Terbesar di Timur Tengah terjadi di Suriah

30 September 2020 19:15
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?