Hidayatullah.com–Kantor berita Iran, Tasnim, melaporkan bahwa salah satu petugas paling penting di Garda Revolusi Iran telah terbunuh di Suriah dalam pertempuran dengan pejuang oposisi di Kota Daraa, lapor orient-news.net hari Jumat.
Agensi itu melaporkan bahwa Haidar Jalilund, kepala “penasihat” militer Iran di Suriah, terbunuh dalam pertempuran dengan pejuang yang melawan rezim Bashar al Assad di Suriah, hal itu mengindikasikan bahwa dia telah terbunuh dalam pertempuran di Daraa.
Sebelumnya pada bulan ini, kantor berita Iran IRNA mengonfirmasi bahwa dua tentara bayaran dari milisi Zeinabiyoun Pakistan, berhubungan dengan IRGC, telah terbunuh dalam pertempuran di Suriah, tanpa memberi keterangan lebih lanjut mengenai di mana dan kapan mereka terbunuh.
Tentara bayaran Zeinabiyoun yang bertempur di pihak rezim Assad, kebanyakan mereka dari wilayah Kurram Pakistan, rumah bagi beberapa suku Syiah, termasuk Toure dan Bengch.
Iran telah mengirim tentara bayaran untuk bertempur di Suriah di bawah bendera milisi Pasukan Garda Revolusi Iran (IRGC). Milisi-milisi Syiah ini berasal dari Afghanistan, di bawah milisi Fatimiyoun, dari Pakistan, di bawah milisi Zeinabiyoun, dari Iraq, di bawah milisi Nujaba, dan dari Libanon, di bawah milisi Hizbullah.
Dewan Perlawanan Nasional Iran mengungkapkan pada akhir 2016, lebih dari 10.000 anggota IRGC dan milisi Syiah pimpinan Iran telah terbunuh di Suriah sejak Iran masuk ke konflik itu untuk mendukung rezim Bashar al Assad.*/Nashirul Haq AR