Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

15 Wartawan Republika Mendadak Dipecat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 19 Juni 2003 08:45 8:45 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 Juni 2003 08:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kemarin siang (18/6) pukul 13.00 WIB, 15 orang wartawan surat kabar harian Republika dikenai pemutusan hubungan kerja (PHK). Maklumat itu disampaikan melalui surat yang ditandatangani Wakil Direktur PT Abdi Bangsa Tbk, Dudi Jambiro kepada para wartawan bersangkutan di kantor harian itu Jalan Warung Buncit Raya, Jakarta Selatan. Ketua Dewan Karyawan Republika, Dedi Junaedi, menjelaskan kepada Hidayatullah.com, beberapa jam sebelum surat pemecatan disampaikan Dedi dan kawan-kawan dipanggil Direksi. Mereka mendapat penjelasan bakal adanya PHK untuk pengurangan karyawan dan efisiensi. Ternyata, 10 dari 15 wartawan yang dipecat adalah pengurus Dewan Karyawan, termasuk ketua dan sekretarisnya. Dedi menyebut, dalam beberapa bulan terakhir perbedaan pendapat antara Direksi dan Dewan Karyawan memang meruncing. Inti ketegangan mengenai usaha Direksi mengubah Kesepakatan Kerja Bersama (KKB) dengan mengurangi pesangon karyawan yang diberhentikan. Dalam pertemuan siang kemarin, menurut Dedi, Direksi menjelaskan tuntutan Dewan Karyawan akan dipenuhi. Jumlah pesangon yang diberikan akan mentaati UU Tenaga Kerja. Pagi ini (19/6) seluruh wartawan Republika akan berkumpul guna menyusun langkah-langkah hukum maupun non-hukum yang akan diambil. Republika pertama kali didirikan oleh Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) pada tahun 1992. Diterbitkan oleh Yayasan Abdi Bangsa yang dibentuk oleh ICMI dan dikelola oleh PT Abdi Bangsa Tbk, koran ini populer di kalangan ummat Islam karena sejak awal melibatkan masyarakat Muslim melalui kepemilikan saham yang berjumlah ratusan ribu lembar. Sejak bulan Nopember tahun 2000 kepemilikan PT Abdi Bangsa Tbk berubah dengan masuknya Erick Tohir. Pengusaha muda ini juga terlibat dalam penerbitan majalah gaya hidup dan hiburan ala Barat A+ (A plus). Sejak itu Erick menguasai 40% saham Abdi Bangsa, sisanya masing-masing 12% dimiliki Yayasan Abdi Bangsa, 7,5% milik karyawan, selebihnya milik beberapa BUMN seperti Dana Yanatera Bulog, TELKOM, Krakatau Steel, IPTN, dan per orangan. Pagi ini (19/6), Jaringan Jurnalis Profetik (JJP) dan Pusat Advokasi Hukum dan HAM (PAHAM) menyatakan akan membantu kelima belas orang wartawan Republika yang di-PHK. Pernyataan ini disampaikan secara terpisah oleh Ketua Umum JJP Tomi Satryatomo dan Direktur Eksekutif PAHAM Zainuddin Paru, SH, di Jakarta. Dalam banyak kasus PHK, posisi wartawan lemah sehingga rawan terzalimi, kata Tomi. Apalagi, tambahnya, jika PHK berkaitan dengan perseteruan antara direksi dengan dewan karyawannya. Pria yang sehari-hari produser berita di sebuah stasiun teve swasta ini mengaku khawatir, pemecatan semacam ini akan ditiru oleh pihak-pihak anti-demokrasi menjadi modus baru dalam memberangus kemerdekaan pers. Republika dikenal sebagai koran yang kritis terhadap pemerintahan Megawati. Diantaranya mengenai Bom Bali. Sejak awal koran ini banyak mempertanyakan berbagai keganjilan dalam proses penyelidikan yang dilakukan aparat kepolisian. Republika juga dikenal sangat keras menolak pengaruh IMF dalam proses perbaikan ekonomi Indonesia. (wpr)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya AS Akan Bantu 130 USD Untuk Pemilu RI
Tulisan selanjutnya Filipina Tangkap 5 WNI Membawa Bahan Peledak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?