Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Mayoritas Tawanan Amerika di Iraq dan Afghanistan Tewas Saat Diinterogasi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Oktober 2005 04:56
Bagikan
Bagikan

Kamis, 27 Oktober 2005

Hidayatullah.com–Berdasarkan analisa data Departemen Pertahanan AS, sedikitnya 21 dari 44 orang yang tewas saat berada dalam tawanan AS di Iraq dan Afghanistan adalah korban dari pembunuhan dan biasanya meninggal selama atau setelah diinterogasi. Analisa yang dilakukan American Civil Liberties Union (ACLU), dikeluarkan Rabu (26/10), mengacu pada 44 korban tewas yang dijabarkan dalam data-data yang berhasil dikumpulkan ACLU.

Dari jumlah keseluruhan, kelompok tersebut mengkarakteristikan 21 orang diantaranya sebagai pembunuhan, dan sedikitnya delapan orang tewas akibat perlakuan kasar para personil militer atau intelijen, seperti strangulasi (pencekekkan) atau “luka akibat benda tumpul”, berdasarkan laporan hasil otopsi korban-korban itu.

Ke-44 korban tewas itu mewakili sebagian kelompok dari jumlah keseluruhan tawanan yang meninggal dalam tawanan AS di luar negeri; lebih dari 100 meninggal secara wajar dan akibat kekerasan fisik.

Dalam satu kasus, laporan itu mengungkapkan, seorang tawanan tewas akibat dicekik selama diinterogasi petugas intelijen militer pada November 2003 silam.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Sementara pada kasus lain yang disebutkan laporan itu, seorang tawanan tewas akibat sesak napas karena kurang zat asam di darah dan luka akibat benda tumpul setelah ia dibiarkan berdiri, dibelenggu diatas kosen pintu, dengan mulut tersumbat.

Seorang warga sipil Afghanistan, diyakini ACLU bernama Abdul Wahid, tewas dengan luka “akibat benda tumpul” pada tahun 2003 silam di pangkalan militer di propinsi Helmand, Afghanistan, berdasarkan laporan hasil otopsi yang dikeluarkan Pentagon. Wahid (28), ditangkap milisi Afghanistan di rumahnya dan dituduh sebagai teroris.

Hasil otopsi itu menyebutkan ia tewas dalam tawanan AS, meskipun ayahnya menyalahkan para milisi tersebut.

Daftar terperinci mengenai para tawanan tewas yang dianggap laporan itu sebagai pembunuhan termasuk dua tawanan yang digigit dan tewas dengan luka “akibat benda tumpul” di pusat penawanan Bagram Airfield di Afghanistan.

Awal Oktober, Damien Corsetti, pemeriksa intelijen militer dengan 519 MI Batalyon di Forth Bragg, Karolina Utara, menjadi tantam ke-15 yang menghadapi tuduhan-tuduhan sejak kematian-kematian tahun 2002 silam.

Keterangan terperinci mengenai penyiksaan tawanan dan tawanan yang tewas telah dikeluarkan Pentagon sebagai bagian dari tuntutan perkara Kebebasan Informasi Hukum yang diajukan ACLU. Banyak insiden telah di laporkan masyarakat sebelumnya, dan dalam sejumlah kasus, para tentara dan intelijen yang terlibat ditahan dan dihukum.

“Militer AS tidak mentolerir perlakuan kasar terhadap para tawanan,” kata jubir militer Kolonel  Joseph Curtin. “Kasus-kasus lalu telah diinvestigasi penuh. Ketika ada bukti-bukti mendukung, para Panglima memiliki hak prerogatif untuk menangkap pelaku,” tambahnya.

Hingga saat ini, lebih dari 400 investigasi terhadap penyiksaan para tawanan, dan lebih dari 230 personel militer telah diadili di pengadilan militer dan dijatuhi hukuman non-judical atau dikenal sanksi administrasi. (hp/ps/sib/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kapolda Jateng: “Pesantren Tak Perlu Diawasi”
Tulisan selanjutnya Habis, Katrina dan Rita, Datanglah Beta

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?