Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Ekonom: Hubungan Dagang dengan Israel, Bargaining Power Indonesia Lemah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 November 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Ekonom Dr. Hendri Saparini, menilai Indonesia sangat lemah dan tidak punya bargaining power dalam melakukan hubungan dagang dengan negara manapun. Hal ini disebabkan karena Indonesia tidak adanya strategi yang jelas dan tujuan yang benar benar spesifik.

Hal itu diungkapkan Saparini terkait bergulirnya isu hubungan dagang yang hangat antara Indonesia dan Israel, akhir akhir ini.

Hubungan dagang dengan Israel, menurutnya, harus dipertimbangkan dan mesti dipastikan tujuan dan kerjasama apa yang ingin dilakukan.

“Israel, misalnya, sangat maju dalam bidang industri dan infrastruktur pertanian. Manfaat apa yang ingin dicapai Indonesia dalam hal ini, itu saya tidak paham,” kata Hendri Saparini dalam perbincangan dengan hidayatullah.com.

Ditanya seberapa penting hubungan dagang dengan Israel, Saparini tidak mau berkomentar terlalu jauh. “Saya perlu mempelajari dulu lebih jauh peta ini,” katanya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Namun dia kembali menegaskan, alih alih mendapat keuntungan dengan melakukan hubungan dagang dengan Israel. Toh, kata dia, yang sering terjadi malah Indonesia acap kali tak berdaya dan tidak punya bargaining power dalam melakukan hubungan dagang dengan negara manapun.

“Justru yang menjadikan itu (hubungan, red) penting adalah tergantung Indonesia. Nah, sekarang dengan Israel. Pertanyaannya, apa yang mau dikerjasamakan? Apa manfaatnya,” tandasnya.

Bidik Indonesia

Belum lama ini dikabarkan, kelompok Grup Bakrie bersama rekanannya Recapital Advisors melakukan pencatatan saham jalur belakang (backdoor listing) di Bursa Efek London melalui transaksi tukar guling saham dan akuisisi dengan keluarga Rothschild senilai Rp 27 triliun.

Penandatanganan perjanjian jual beli saham telah dilakukan antara PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), PT Recapital Advisors dan Vallar Plc pada Selasa, (16/11/) lalu. Mekanisme transaksi raksasa senilai Rp 27 triliun ini dilakukan melalui 2 cara, yaitu tukar guling saham dan pembayaran tunai oleh Rothschild.

Rothschild selanjutnya ingin menjadikan perusahaan gabungannya dengan Bakrie itu sebagai pemasok batubara terbesar ke China. Sebagaimana diketahui, Nathaniel, kelahiran 1971, adalah bungsu dan satu-satunya lelaki dari empat keturunan Jacob Rothschild. Jacob adalah baron keempat The Rothschild’s. Dia juga dikenal sebagai donatur Israel sekaligus Presiden Kehormatan Institute for Jewish Policy Research (IJPR). [ain/cha/hidayatullah.com]

Foto: kcm

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dakwah di Lereng Merapi
Tulisan selanjutnya Dubes Saudi Tegaskan Hukum Tidak Pandang Bulu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?