Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Berlanjut, Petinggi Adat Dayak Kecam Thamrin Tomagola

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 Januari 2011 14:50
Bagikan
Thamrin Amal Tomagola
Bagikan

Hidayatullah.com — Kecaman kepada sosiolog dari Universitas Indonesia (UI), Prof Dr  Thamrin Amal Tomagola masih terus mengalir. Kali ini datang dari Wakil Ketua Adat Dayak Brusu Tana Tidung Provinsi Kalimantan Timur Markus Yuteng. Ia mengatakan pernyataan Thamrin Amal Tamaloga telah menyinggung perasaan etnis Dayak.

“Apa yang dilakukan Ariel itu tidak sesuai dengan norma dan adat kesusilaan. Perilaku seperti itu dalam adat kami, justru kami berantas,” kata Markus Yuteng dihubungi hidayatullah.com, Selasa (11/01).

Markus menegaskan, pihaknya sangat menyayangkan sikap dan pernyataan Thamrin dan meminta agar Thamrin meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat Dayak melalui media massa.

Sebagai seorang akademisi, lanjut Markus, Thamrin tidak selayaknya mengeluarkan pernyataan di depan umum yang menyebut bersenggama tanpa diikat perkawinan adalah biasa dan itu dilakukukan sejumlah masyarakat Dayak.

“Pernyataan ini sangat melecehkan kami. Beliau harus meminta maaf secara terbuka. Etnis Dayak tidak saja ada di Kalimantan tapi ada di mana mana,” tegas Markus.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Sebagaimana diketahui, Thamrin dikecam banyak elemen masyarakat Dayak terkait pernyataannya dalam sidang artis Ariel Paterpan di Bandung (30/12) yang menyatakan bahwa video porno dengan pemeran mirip Ariel tidak meresahkan sebagian masyarakat Indonesia.

Thamrin menyebutkan bahwa dari hasil penelitiannya di Dayak, bersenggama tanpa diikat oleh perkawinan oleh sejumlah masyarakat sana sudah dianggap biasa. Malah, hal itu dianggap sebagai pembelajaran seks. Nah, maksud hati membela, eh, malah dapat petaka.

Sebelumnya, wanita Dayak Kalimantan Tengah merasa tersinggung dan dilecehkan oleh guru besar sosiologi dari Universitas Indonesia (UI) ini. Demikian disampaikan tokoh wanita Dayak yang juga anggota DPR Kalteng Tuty Dau di Palangkaraya, Ahad lalu.

Pernyataan Thamrin itu lah yang memicu keberatan dari masyarakat Dayak di Kalimantan maupun daerah lain.

“Apa yang dikatakan Prof Thamrin sangat melecehkan sekali perasaan kami selaku wanita Dayak di Kalteng. Dalam adat Dayak perilaku tidak senonoh itu sendiri tidak dibenarkan dan akan dikenakan Jipen atau denda adat,” kata Tuty Dau.

Tuty Dau mempertanyakan darimana Thamrin mendapat hasil penelitian tersebut.
 
“Di mana ada orang Dayak yang seperti itu? Kami sangat berharap Thamrin menjelaskan secara benar di hadapan masyarakat Dayak di Kalteng,” pungkas Tuty Dau. [ain/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Luapan Baru Sikap Paranoid terhadap Islam
Tulisan selanjutnya Wartawan Bocah Perangi Korupsi Lewat Koran Mingguan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Prancis dan Chad Bina Ulang Hubungan Militer

Berita
1 November 2026 16:49
Akademisi Swedia Dilarang Masuk Inggris Jelang Penampilan Bersama Pendiri Palestine Action
Memahami Wahyu dan Kenabian: Fondasi Keyakinan Islam di Tengah Tantangan Pemikiran Barat
LBH Hidayatullah Kecam Penggerebekan Sewenang-Wenang Aparat di Pesantren Hamalatul Qur’an Sukoharjo
Tersangka Penembakan di Pinggiran Paris Menarget Orang Berpenampakan Muslim atau Afrika

Terbaru

  • Standardisasi Dai MUI Buka Pintu Pengabdian Alumni Timur Tengah
  • Garda Revolusi Iran Klaim Lumpuhkan Dua Drone AS di Selat Hormuz
  • MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo terkait Penggeledahan Pesantren Hamalatul Qur’an
  • MUI: Petugas Ibadah Haji Harus Muslim, Nonmuslim Bisa Bantu Teknis
  • Bekas Jubir Militer ‘Israel’ Akui Memanipulasi Kebenaran Genosida Gaza
  • Lancarkan Serangan ke Pulau Qeshm Iran, AS: ‘Tindakan Defensif’
  • Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya Buntut Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an
  • Tifatul Sembiring Desak Kapolda Jateng Dicopot Buntut Penggeledahan Pesantren Himalatul Qur’an
  • Liga Arab Desak Penyelidikan Internasional Usut Penyiksaan Tahanan Palestina oleh ‘Israel’
  • KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?