Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

MA RI-Sudan Jalin Kerja Sama Hakim Syariah

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 2 Juni 2011 09:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Delegasi Mahkamah Agung (MA) RI yang dipimpin Sekretaris MA, HM Rum Nessa, saat ini melakukan kunjungan ke Sudan untuk menjalin kerja sama dengan lembaga setingkat di negara itu.

Siaran pers KBRI Khartoum hari Kamis (1/6), menyebutkan, kunjungan delegasi MA itu merupakan tindak lanjut dari kerja sama kedua pihak dalam bentuk pelatihan hakim dari Indonesia di Sudan pada 2010.

Pada bulan Oktober 2010 lalu, terdapat tujuh hakim dari Indonesia mengikuti pelatihan selama tiga pekan di Sudan, katanya.

“Langkah ini diambil karena Sudan merupakan tempat yang tepat untuk mendidik hakim kita, khususnya di bidang ekonomi syariah”, kata Rum Nessa.

Untuk lebih meningkatkan kerja sama yang telah terjalin, saat ini tengah disiapkan Nota Kesepahaman (MoU) yang direncanakan akan ditandatangani pada September depan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

MoU itu intinya, antara lain, kedua pihak mengadakan kerja sama pelatihan untuk peningkatan kapasitas hakim-hakim dari Indonesia terutama di bidang syariah.

“Sudan memang dikenal pioner di bidang syariah ini,” ujar Nessa.

Dalam acara tatap muka dengan masyarakat Indonesia di Wisma Duta KBRI Khartoum, Rum Nessa menjelaskan bahwa Sudan memiliki sejumlah keunggulan di bidang peradilan, terutama di bidang pengelolaan anggaran yang independen tanpa ada intervensi instansi lain di luar Mahkamah Agung.

Menurut dia, jumlah pengadilan dari tingkat pertama hingga Pengadilan Tinggi di seluruh wilayah Sudan mencapai 1.000 Pengadilan yang didukung 80 hakim agung.

Jumlah ini tidak terpaut jauh dengan Indonesia yang memiliki 800 pengadilan dan 51 Hakim Agung.

Sementara itu, Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama MA, Wahyu Widiana, dalam acara tatap muka dengan masyarakat Indonesia, mendorong mahasiswa Indonesia yang telah merampungkan studinya di Sudan untuk dapat bergabung di instansinya.

“Mahasiswa alumni Timur Tengah telah teruji dan terbukti,” katanya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 13 Negara Tak Bersahabat Bagi Pers
Tulisan selanjutnya AS Beri Kemudahan Visa Calon Mahasiswa Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?