Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

13 Negara Tak Bersahabat Bagi Pers

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 Juni 2011 09:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Laporan lembaga perlindungan wartawan Internasional, Committee to Protect Journalists (CPJ) menyebutkan lebih dari 251 wartawan tewas dibunuh di 13 negara, dan kebanyakan para pembunuhnya terbebas dari hukuman.

Laporan ini menurut lembaga tersebut sekaligus mengungkapkan kalau kebebasan pers di sejumlah negara masih terancam.

Kebanyakan kasus dilakukan oleh pribadi atau pihak yang merasa terancam atas pemberitaan yang ditulis wartawan.

“Target pembunuhan wartawan ini sebagai pesan bagi wartawan lainnya untuk diam, menjamin kalau isu yang sensitif tidak akan diangkat,” demikian pernyataan Eksekutif Direktur CPJ Joel Simon.

“Banyak wartawan yang mendapatkan ancaman terlebih dahulu sebelum akhirnya dibunuh dan tidak mendapatkan perlindungan. Pemerintah semestinya bisa menyampaikan kampanye anti kekerasan terhadap pers atau kasus pembunuhan terus berlangsung dan sensor pribadi terus menyebar.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Lembaga yang berbasis di New York ini mengeluarkan laporan sehari setelah jasad wartawan investigasi Pakistan Saleem Shahzad ditemukan.

Shahzad adalah seorang wartawan yang tengah menulis soal penyusupan al-Qaidah di angkatan laut Pakistan.

Kasus tak terungkap

Mayoritas kasus pembunuhan ini tidak terungkap akibat korupsi dan disfungsi penegakan hukum, sehingga para pelakunya tidak dihukum.

Dalam laporannya CPJ memasukan Iraq, Filipina dan Sri Lanka sebagai negara yang paling tidak bersahabat bagi wartawan.

Sementara di Meksiko dianggap terus memburuk tetapi ada perbaikan di Rusia karena pada tahun 2010 tidak ada wartawan yang dibunuh dan otoritas setempat juga berhasil memenangkan dua kasus pembunuhan wartawan lainnya.

Meksiko dianggap memburuk karena kasus terbaru terhitung brutal. Seorang pewarta foto Luis Carlos Santiago ditembak mati di pada siang hari di pelataran parkir sebuah pusat perbelanjaan.

13 negara yang masuk dalam kategori tidak bersahabat bagi wartawan itu adalah:

Iraq, 92 kasus
Somalia, 10
Filipina, 56 (termasuk 32 wartawan dan pekerja media yang dibunuh dalam peristiwa pembantaian 2009)
Sri Lanka, sembilan kasus
Kolombia, 11
Afghanistan, tujuh, termasuk wartawan BBC Abdul Samad Rohani, yang melaporkan berita jaringan pengedar narkoba dengan pejabat pemerintahan.
Nepal, 6
Meksiko, 13
Rusia, 16
Pakistan, 14
Bangladesh, 5
Brasil, 5
India, 5

Dalam hitungan CPJ, pada tahun 2011 sudah 18 wartawan yang dibunuh. Sejak 1992 ada 863 wartawan yang terbunuh dan 145 wartawan lainnya dipenjara akibat pemberitaan yang mereka buat.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Syariat Islam di Aceh dan Kredibilitas Amnesty
Tulisan selanjutnya MA RI-Sudan Jalin Kerja Sama Hakim Syariah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?