Hidayatullah.com–Keputusan pemerintah menerjunkan pasukan keamaanan dari luar Ambon dinilai tepat. Hal itu dikatakan Presidium Medical Emergency Rescue Committee (MER-C), dr. Jose Rizal Jurnalis.
Jose yang pernah bertugas pada konflik Ambon di tahun awal tahun 2000-an mengatakan, selama ini aparat keamaanan setempat selalu berpihak kepada salah satu kelompok. “Maka, dengan diturunkannya pasukan dari luar Ambon (400 personel Brimob dari Sulawesi Selatan dan Jawa Timur) adalah langkah yang tepat,” kata Jose.
Menurut Jose, hal tersebut menandakan pemerintah telah belajar dengan baik dari kasus-kasus kerusuhan Ambon yang terjadi sebelumnya.
Namun dia mengingatkan, agar pemerintah tidak hanya menggunakan pendekatan aparat keamaanan saja. Rencana sweeping, dan penangkapan-penangkapan malah akan menimbulkan resistensi dari warga setempat yang memang berwatak keras.
“Mereka itu enggak takut dengan bedil, kok,” tukas Jose.
Jose mengatakan, hingga saat ini MER-C belum ada rencana untuk pergi ke Ambon.Dia berharap kerusuhan yang terjadi Ahad (11/9) tidak berkepanjangan.*