Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pakar: Pendidikan Kita Kurang Mampu Hasilkan Siswa Kreatif

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 April 2012 15:03
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pendidikan di Indonesia kurang mampu menghasilkan peserta didik yang kreatif dan manusiawi, karena miskin dengan nilai-nilai seni.

“Kondisi itu melahirkan anak-anak muda yang pintar, tetapi tidak mampu menggunakan kepintarannya untuk kemaslahatan masyarakat, cenderung egois, dan tidak mampu bekerja sama,” kata pakar pendidikan dari Universitas Negeri Yogyakarta, Sabar Nurohman di Yogyakarta, Ahad (15/04/2012).

Menurut dia, hal itu disebabkan dunia pendidikan selama ini lebih banyak sekadar mengolah otak kiri, terbukti dari pilihan mata pelajaran yang diujikan dalam Ujian Nasional (UN).

“Jika kita cermati, justru kebayakan orang sukses bukan mereka yang pintar di kelas-kelas eksakta, karena dunia agaknya lebih menghargai mereka yang kreatif daripada mereka yang pintar,” katanya dikutip Antara di sela-sela pelatihan Soft Skill Kreativitas bagi Mahasiswa FMIPA UNY.

Ia mengatakan, jika gaji profesor di Indonesia sekitar Rp13 juta per bulan, maka orang-orang seperti Tukul Arwana dan Iwan Fals sekali “manggung” tarifnya jauh lebih besar.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Profesor saya anggap sebagai representasi kecerdasan otak kiri, sedangkan Tukul Arwana dan Iwan Fals mewakili kecerdasan kreativitas,” kata dosen Program Studi Pendidikan IPA FMIPA UNY itu.

Berdasarkan penelitian, otak kiri mengendalikan kemampuan verbal, angka, penulisan, sains, rasional, dan pengendali anggota gerak tubuh sebelah kanan (tangan dan kaki kanan).

Otak kanan mengendalikan kemampuan di bidang seni, kreativitas, memahami pengertian yang mendalam, bentuk tiga dimensi, dan pengendali organ gerak tubuh bagian kiri (tangan dan kaki kiri).

“Hingga saat ini sekolah, guru, dan masyarakat pada umumnya masih terbelenggu oleh paradigma lama tentang kecerdasan. Orang menganggap bahwa anak yang cerdas adalah mereka yang pintar matematika, fisika, IPA atau yang sering disebut ilmu eksakta,” katanya.

Ia mengatakan, orangtua akan cenderung lebih bangga ketika anaknya berhasil memasuki Program IPA (ketika di SMA) jika dibandingkan masuk di Program IPS atau Bahasa.

“Aroma kesombongan intelektual juga diam-diam muncul dari para siswa Program IPA. Mereka menganggap dirinya lebih unggul dari teman di IPS/Bahasa,” katanya.

Menurut dia, sebagian orang menganggap bahwa kesuksesan masa depan seseorang ditentukan oleh sejauh mana kecerdasan orang tersebut. Parahnya mereka mendefinisikan kecerdasan sebagai kemampuannya di bidang ilmu-ilmu eksakta.

“Orang tua yang mempunyai uang akan berusaha sekuat mereka untuk membuat anaknya pintar ilmu eksakta. Mereka ada yang diikutkan les sempoa, tambahan pelajaran di berbagai lembaga bimbingan belajar atau les privat di rumah,” katanya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Media Islamold migratePendidikansiswa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Deg-deg-an…
Tulisan selanjutnya Internet Dinilai Sebab Utama Meningkatnya Al-Qaidah di Eropa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?