Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Acara Irshad Manji di Yogyakarta Berantakan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Mei 2012 15:28
Bagikan
Irshad Manji dibawa aparat saat diskusi di Salihara
Bagikan

Hidayatullah.com—Setelah acaranya di Jakarta dan Solo mendapat penolakan warga, diskusi yang menghadirkan feminis asal Kanada, Irshad di Kota Yogyakarta juga berakhir dengan berantakan.

Awalnya, hari, Rabu, (09/05/2012), Irshad Manji  direncanakan akan mengisi diskusi dengan topik, “Bincang Pagi Bersama Irshad Manji. Agama, Kebebasan dan Keberanian Moral,” di Gedung Sekolah Pascasarjana UGM lt 3, ruang 306.

Namun acara yang diselenggarakan oleh Program Studi Agama dan Lintas Budaya (CRCS) UGM akhirnya urung dilaksanakan karena adanya surat dari pihak rektor UGM yang meminta diskusi tidak dilanjutkan.

Dalam keterangan resmi, pihak UGM melalui juru bicaranya, Wijayanti, sebagaimana dikutip Voice of America, pihaknya tidak pernah menolak kedatangan Irshad Manji. Namun pembatalkan karena adanya tekanan ratusan massa pada Selasa malam dan kewajiban UGM untuk menjamin keamanan tamu dan seluruh warga kampus.

Sebelumnya, hari Rabu pagi, puluhan aktivis dakwah Kampus UGM menggelar aksi penolakan ketika diskusi yang menghadirkan Irshad Manji.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Selain itu, acara Irshad Manji  di Lembaga Kajian Islam dan Sosial (LKIS), Jalan Sorowajan Baru, Plumbong, Banguntapan Bantul, Yogyakarta, juga dibubarkan massa. Ormas dari Majelis Mujahidin Indonesia, dan Gerakan Anti Maksiat menyerbut tempat acara yang membuat acara itu batal berantakan.

Massa meninggalkan lokasi setelah aparat kepolisian datang mengamankan Irshad Manji dan panitia pelaksana.

Sementara itu,  dengan ekspresi kekecewaan, Irshad Manji mengungkapkan keheranannya, karena empat tahun lalu dia datang ke UGM dan disambut dengan baik, tetapi kali ini ditolak dengan keras.

“Empat tahun kemudian saya menulis sebuah buku dengan kata-kata Allah, Kebebasan, dan Cinta sebagai judulnya. Tidak hanya mengalami aksi kekerasan di Jakarta, tetapi kemarin kegiatan kami di Solo digagalkan dan di sini di Universitas yang menerima saya dengan sangat baik empat tahun yang lalu, pimpinan universitas yang sekarang justru menutup kegiatan ini,” ungkap Irshad Manji dikutip Voice of America.

Kampanye Lesbian

Seperti diketahui, Irshad Manji adalah seorang aktifis feminis, penulis buku dan juga dikenal sebagai pegiat lesbian. Beberapa penolak menilai, kedatangangannya dikhawatirkan berkampanye membawa ajaran dan faham lesbian ke Indonesia.

Koordinator aksi penolakan dari mahasiswa Hizbut Tahrir Indonesia, Yayan, hubungan sesama jenis berbahaya dan tidak sesuai dengan tata nilai masyarakat. 
“Mereka datang ke Indonesia itu dalam rangka untuk mengkampanyekan ide perkawinan sejenis, lesbian atau homoseks. Nah ide ini berbahaya, kalau ini berkembang di masyarakat ini akan menjadi senjata bagi mereka, peluru bagi mereka, untuk dibawa ke DPR untuk kemudian disahkan Undang-Undang sesama jenis di Indonesia. Ini akan merusak tatanan kehidupan keluarga di Indonesia yang sampai saat ini masih dijaga oleh rakyat Indonesia,” papar Yayan dikutip Voice of America.

Sebelumnya, aktivis dari Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Jamaah Shalahuddin UGM juga mengungkapkan alasannya mengapa keberatan kehadiran feminis asal Kanada, Irshad Manji di kampus mereka, Universitas Gajah Mada (UGM).

Menurut para aktivis mahasiswa ini, mereka menolak pemikiran Irshad Manji, karena dalam banyak tulisannya, wanita ini jelas-jelas memperolok-olok Nabi dan al-Quran.

“Irshad Manji dalam bukunya telah jelas-jelas memperolok-olok Nabi dan mendeskriditkan Al-Quran, “ ujar Fahmi, juru bicara LDK Jamaah Shalahudin UGM kepada hidayatullah.com.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengadilan Eropa Perintahkan Deportasi Abu Qatadah
Tulisan selanjutnya Sayap Kanan Tuntut Semua Imigran Keluar Yunani

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?