Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Artawijaya: Pengkaderan Kelompok Liberal Gagal

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 30 Juli 2012 18:29
Bagikan
Kesadaran bahaya liberal tak boleh berhenti sebatas emosi. Tapi dengan kajian intensif
Bagikan

Hidayatullah.com–Kelompok liberal tidak lagi bergerak pada tataran wacana tapi juga masuk ke lobi politik. Ketika mereka gagal membumikan pemikirannya di masyarakat, maka mereka mulai merambah wilayah elitis. Demikian dikatakan Artawijaya, yang baru saja menyelesaikan bukunya berjudul # Indonesia Tanpa Liberal.

“Ini perlu diwaspadai,” katanya kepada hidayatullah.com, Ahad (29/07/2012) kemarin.

Mantan Wartawan Sabili ini mencontohkan kasus gagalnya penandatanganan Kepres Pembubaran Ahmadiyah atas peran Adnan Buyung Nasution. Ia menyinggung pengakuan pengacara ternama tersebut dalam buku terbarunya “Nasihat Untuk SBY”.

“Padahal SBY sudah hampir tanda tangan,” ujarnya.

Alumnus Ponpes Bangil ini menilai selain di tingkat pemikiran gagal, pengkaderan aktor-aktor liberal telah gagal. Nama-nama baru yang muncul tidak secerdas pendahulunya. Bahkan, Saidiman pernah mengatakan, memuja matahari lebih penting dari menyembah selainnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Sangat tidak ilmiah ketimbang pendahulu-pendahulunya,” tegasnya.

Pria yang juga dikenal sebagai editor Pustaka Al Kautsar ini berpesan bahwa penolakan terhadap gerakan liberal harus direspon secara intelektual. Kesadaran atas bahaya kelompok liberal tidak boleh berhenti sebatas emosi.

“Dauroh dan kajian harus lebih intensif,” sarannya.

Seperti diketahui, buku #Indonesia Tanpa Liberal baru saja diluncurkan penerbit Al Kautsar di berbagai kota-kota besar di Indonesia. Menurut sang penulis, buku ini banyak diambil dari interaksinya bersama tokoh-tokoh liberal seperti Ulil Abshar Abdalla, Siti Musdah Mulia, dan Nong Darol Mahmada.

“Jadi saya langsung dialog,” tegasnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya BMH Luwuk-Banggai Gelar Sekolah Ramadhan Sebulan Penuh
Tulisan selanjutnya Aparat Mesir Selidiki Dai Syiah Pencerca Nabi dan Sahabat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?