Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Muslim Indonesia Bisa Bersatu dengan Al-Qur’an

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate:
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 8 Februari 2013 20:30
Bagikan
Sekjen Hidayatullah Ir. Abu A'la: Kembali ke al-Qur'an untuk persatuan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kunci persatuan Umat Islam, khususnya di Indonesia, bukan kekayaan negeri ini, melainkan dengan kembali kepada al-Qur’an. Sebab, Allah SWT telah menegaskan hal ini di dalam wahyu-Nya. Demikian disampaikan Sekjen Pimpinan Pusat Hidayatullah Ir. Abu A’la Abdullah di Masjid Baitul Karim, Polonia, Jakarta Timur, Jumat (8/2/2013).

“Siapa yang bisa menyatukan hati kita? Wa allafa baina quluubihim. Lau anfaqta maa fil ardhi jamii’an maa allafta baina quluubihim wa laakinnallaaha allafa bainahum…” ujar Abu A’la mengutip potongan Surat al-Anfal ayat 63. Dari ayat tersebut, Abu A’la menjelaskan, walaupun harta kekayaan di bumi dibelanjakan untuk menyatukan hati-hati manusia, takkan pernah bisa bersatu tanpa kehendak Allah SWT. Allah-lah yang punya kuasa mempersatukan hati manusia, katanya.

Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Hidayatullah Depok itu pun mengimbau umat Islam untuk beragama secara utuh. “Kuncinya adalah umat Islam harus ngerti al-Qur’an, paham al-Qur’an, yakin al-Qur’an, melaksanakan al-Qur’an. Itu aja sebenarnya,” tegasnya di depan ratusan jamaah.

“Umat Islam itu berjaya, umat Islam itu bisa membangun peradaban hebat yang mengungguli peradaban jahiliyah bukan karena kekayaannya. (Tapi) karena taat kepada al-Qur’an, cinta pada al-Qur’an,” jelasnya lagi.

Abu A’la menambahkan, mengatur manusia sangat susah dibanding mengatur makhluk-makhluk Allah lainnya. Ia tidak menampik, kekayaan umat Islam bisa dijadikan alat untuk menyatukan umat. Hal itu jika benar-benar digunakan untuk kepentingan agama.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Dicontohkan kejayaan Islam pada zaman Rasulullah Muhammad SAW. Saat itu, banyak sahabat Nabi yang kaya raya, semisal Usman bin Affan dan Abdurrahman bin Auf. Mereka mengorbankan harta kekayaan untuk membangun umat, bukan untuk berleha-leha. “Perasaan (berkorban) itu yang hilang (dari umat Islam) sekarang,” katanya.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dokumen Asli Pembubaran Uni Soviet Hilang
Tulisan selanjutnya Hampir 6.000 Orang Rohingya Masuk ke Thailand

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?