Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Bambang Widodo Nilai Kepolisian Lebih Banyak Berpihak pada Pemodal

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 15 Februari 2013 19:08
Bagikan
Bambang Wibowo: Densus 88 Harus Memperjelas Definisi Terorisme
Bagikan

Hidayatullah.com–Independensi kepolisian sebagai penegak hukum dinilai belum berjalan dengan baik. Demikian pendapat dari pengamat kepolisian Universitas Indonesia (UI), Prof Dr Bambang Widodo Umar. Menurut Bambang, saat ini kerja kepolisian lebih banyak berpihak kepada kepentingan pemodal. Akhirnya, ia menilai polisi jadi sering melanggar prosedur tahapan dalam sebuah kasus penegakan hukum di masyarakat.

“Salah satu contoh ya isu terorisme itu sendiri,” tegasnya kepada hidayatullah.com usai kegiatan “Musyawarah Akbar Demi Kedaulatan Bangsa” di Gedung Dakwah Muhammadiyah Jalan Menteng Raya, Kamis (14/02/2013) kemarin.

Menurutnya pendekatan kepolisian dengan prosedur ‘total war’ dalam isu terorisme sangat berlebihan. Pada kondisi lain, ia melihat polisi dengan Detasemen Khusus Antiteror (Densus) 88 seperti kejar target pesanan. Akhirnya menurut Bambang bukan independensi penyelidikan yang terjadi tapi asal tuduh bahkan asal tembak.

“Semua yang ditembak itukan statusnya baru terduga, setelah ditangkap baru dikait-kaitkan,” jelas dosen di Sekolah Kajian Ilmu Kepolisian ini.

Bambang juga mempertanyakan kejelasan definis terorisme di Indonesia.  Saat ini menurutnya stigma terorisme yang sangat berdampak pada keluarga dan lingkungan seharusnya menjadi tanggung jawab pihak kepolisian untuk direhabilitasi nama baiknya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Dulu zaman Belanda pejuang Betawi seperti Si Pitung juga dianggap teroris oleh orang Belanda,” tambahnya.

Bambang juga menilai seharusnya penyelesaian masalah terorisme di Indonesia juga tidak selalu harus dengan cara destruktif. Terlebih menurutnya jika orang yang diduga teroris itu belum bisa dibuktikan secara nyata.

“Orang-orang yang ditembak Densus 88 itukan orang Indonesia, harusnya nggak perlu seperti itu sama bangsa sendiri,” ujarnya.

Ia berpendapat, selama independensi polisi tidak bisa dipisahkan dari kepentingan pemodal akan sulit membangun supremasi hukum yang adil di Indonesia. Selamanya pihak kepolisian hingga perangkat Densus 88 akan bergerak sesuai pesanan bukan atas dasar kebangsaan itu sendiri.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:densusold migrateteroris
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Riau Moslem Gathering Hadirkan Tiga Panelis dan Justice Voice
Tulisan selanjutnya Tiga Peserta Marathon

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?