Hidayatullah.com—Innalilahi Wa Inna Ilaihii Raajii’uun, telah meninggal dunia istri dari Ketua dan Kordinator Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Dr. KH. Ma’ruf Amin, Hj Siti Huriyah binti KH Muhammad Syuja’i. Almarhumah meninggal setelah dirawat di RS. Primere, Jatinegara, Jakarta Timur, demikian dikutip laman resmi mui.or.id.
Almarhumah awalnya dirawat di RS. MMC Kuningan, Jakarta Selatan sejak Sabtu (19/10/2013) lalu akibat penyakit komplikasi liver yang dideritanya selama ini. Namun Senin (21/10/2013) siang almarhumah dipindahkan ke RS. Primere, Jatinegara, Jakarta Timur hingga wafat. Almarhumah wafat dalam usia 67 tahun.
Sementara itu, Kiai Ma’ruf yang dalam beberapa hari ini bertugas sebagai Wakil Amirul Haj Indonesia sudah tiba di Tanah Air Senin (21/10/2013) siang tadi setelah mendapat kabar kondisi terakhir almarhumah.
Dalam wuquf di Arafah tanggal 9 Dzul Hijjah 1434 H atau 14 Oktober 2013 lalu, Kiai Ma’ruf dipercaya untuk menyampaikan pidato Arafah. Wuquf di Arafah merupakan puncak dari pelaksanaan ibadah haji.
“Semua sudah merupakan takdir Allah SWT. Jadi, saya ikhlas karena semua merupakan ketentuan Yang Maha Kuasa,” ujar Kiai Ma’ruf dikutip MUIonline, atas kepergian sang istri tercintanya.
Selama sakitnya, almarhumah selama ini sudah sering keluar masuk rumah sakit hingga akhirnya diopaname. Sehingga Kiai Ma’ruf, yang juga sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) itu hanya berangkat sendirian ke Tanah Suci menunaikan ibadah haji. Presiden SBY dan Wapres Budiono dikabarkan akan melayat malam ini. Tetapi, hingga berita ini diturunkan, Presiden maupun Wapres belum hadir di rumah duka
Menurut rencana, jenazah almarhumah akan diberangkatkan ke Serang, Banten Selasa (22/10/2013) pagi ini dan selanjutnya dikebumikan di Komplek Pemakaman Pondok Pesantren An-Nawawi, asuhan Kiai Ma’ruf Amin yang berlokasi di daerah Tanara, Serang, Banten.
Pernikahan Kiai Ma’ruf dengan telah memberikan delapan anak dan 13 cucu.*