Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Jangan Biarkan Anak Sendirian dengan Gadgetnya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 17 November 2013 09:25 9:25 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 November 2013 09:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Belum lama ini beredar video asusila yang diperankan oleh anak SMP di bawah umur, lalu konten itu menyebar secara viral di internet. Kenapa remaja, bahkan anak usia di bawah umur, berani berbuat sedemikian nekat?

Dorongan untuk melakukan tindak asusila seperti itu dinilai pakar manajemen pendidikan anak, Sofia Hartati, karena mudahnya anak mengakses teknologi informasi melalui gadget mereka. Sementara di waktu yang sama anak tak mendapatkan pendampingan yang cukup dari otoritas terdekatnya yaitu orangtua.

“Lingkungan terdekat anak yaitu orangtua jangan membiarkan anak asyik sendirian dengan gadgetnya. Pedampingan harus dilakukan, tapi tentu saja pendampingan yang simpatik dan tidak intimidatif,” kata Sofia Hartati kepada hidayatullah.com,  Sabtu (16/11/2013).

Kali ini ia pun sepakat agar negara terlibat aktif memblokir situs-situs yang dianggap terbukti mentrasmisikan konten-konten negatif dan asusila lainnya.

“Negara lain saja bisa kok nutup situs situs asusila kenapa kita tidak bisa. Ini butuh dukungan semua pihak, artinya yang ditutup juga harus punya kesadaran bahwa ini untuk kepentingan Indonesia, kepentingan anak anak bangsa ke depan,” terang anggota Konsorsium Himpaud Pusat ini.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Dalam mengantisipasi pengaruh negatif teknologi informasi yang kapan dan di mana saja dapat diakses oleh siapa pun, Hartati menegaskan pentingnya peran orangtua.

Menurutnya, pornografi sejatinya bukan hanya gambar vulgar, tetapi juga pemberitaan kasus asusila yang tendensius yang memberikan pengaruh bagi pembaca atau penonton anak, karena anak itu masanya meniru.

Ia menegaskan orangtua tidak boleh meninggalkan anak anak yang asik sendirian dengan gadgetnya. Fungsi keluarga harus menjadi nomor satu dalam pendampingan anak.

Pemerintah harus juga keras terhadap sensor penyiaran berita baik itu media gambar, teks, maupun elektronik. Televisi yang mengabaikan regulasi itu harus ditutup, tukas Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ini.

“Orangtua tidak boleh ada alasan sibuk untuk mendampingi anak anaknya. Tanggungjawab pendidikan anak adalah pada orangtua. Keluarga harus menjadi portal utama dalam pendidikan anak anak,” tandasnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anakgadgetpornoaksiPornografi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tingginya Tren Pornoaksi Anak di Jakarta Makin Meresahkan
Tulisan selanjutnya Ketua Umum PP Muhammadiyah dapat Penghargaan dari Italia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?