Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Ratusan Murobbi Tasikmalaya Ikuti Kajian Bahaya Syiah

Ngadiman Djojonegoro
Terakhir diupdate: 13 Januari 2014 08:51 8:51 am
Ngadiman Djojonegoro
Dipublikasikan 13 Januari 2014 08:51
Bagikan
Peserta Forum Murabbi
Bagikan

Hidayatullah.com—Sekitar dua ratusan ulama dan dai yang  tergabung dalam Forum Silaturrahim Murobbi (FSM) Kabupaten Tasikmalaya mengikuti kajian sekaligus bedah buku “Mengenal & Menwaspadai Bahaya Penyimpangan Syiah.

Acara yang diselenggarakan oleh  FSM bersama dengan MUI Kabupaten Tasikmalaya tersebut menghadirkan narasumber Prof. Dr. Mohammad Baharun dari Komisi Hukum dan Perundang-undangan MUI Pusat.

Dalam paparannya Baharun menegaskan bahwa ummat Islam untuk tidak ragu lagi menyatakan akan kesesatan suatu paham dengan merujuk pada kreteria yang telah ditetapkan oleh MUI,termasuk didalamnya paham Syiah. Ia menambahkan bahwa salah satu latar belakang terbitnya buku tersebut adalah untuk menjawab pertanyaan ummat Islam akan paham Syiah.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Buku ini kami rasa cukup lengkap sebagai langkah awal untuk menjelaskan apa,bagaimana dan siapa Syiah itu. Namun untuk lebih mendalam lagi tentunya harus ada lagi merujuk kitab-kitab mereka sendiri,waktunya  tidak cukup sehari tetapi minimal dua semeseter,” jelasnya di Gedung Pusdai  Pagerageung Tasikmalaya belum lama ini.

Selain memaparkan buku tersebut dirinya juga menjelaskan tentang Syiah berdasarkan penelitian dan kajiannya selama ini.Sementara itu dalam sesi dialog dan menjawab pertanyaan peserta akan peran MUI dalam mensikapi gerakan Syiah dilapangan,Baharun menjelaskan bahwa posisi MUI adalah lembaga yang menetapkan status hukum suatu perkara bukan lembaga yang bisa mengambil tindakan hukum.

“Jika ada kelompok yang dianggap menistakan ajaran Islam yang mengarah pada kesesatan makan maka harus lembaga atau aparat penegak hukum yang bertindak. Jadi tidak benar jika selama ini terkesan MUI pasif hanya mengeluarkan fatwa saja tanpa mengambil tindakan,karena mempunyai kewenangan masing-masing,”jelas penulis buku-buku tentang Syiah tersebut.

Dari kegiatan tersebut pihaknya berharap umat bisa memahami antara perbedaan dan penyimpangan. Dengan mengulang jargon bahwa perbedaan ditoleransi dan penyimbangan diamputasi,ia mengajak umat Islam dapat mengawal fatwa-fatwa MUI.

Sementara itu ditemui usai acara Ketua Forum Silaturrahim Murobbi,H.Jeje Turmudzi,LC menjelaskan bahwa kegiatan tersebut diselenggarakan untuk memberi bekal kepada para anggotanya untuk memahami apa dan siapa saja kelompok aliran sesat di Indonesia,termasuk Syiah. Ia menambahkan forum yang terbentuk sejak 1998 lalu dengan anggota lintas ormas dan beberapa pengasuh pondok pesantren tersebut rutin mengadakan kajian serupa.

“Setiap bulan kita adakan kajian rutin namun yang kita kaji bukan masalah furu’ (cabang) tetapi yang mendasar.Perbedaan furu’ kita serahkan ke masing-masing anggota,kalau Syiah sudah jelas akidahnya,”ujarnya kepada hidayatullah.com.

Dirinya mengaku untuk Syiah sendiri sempat akan mencul di daerahnya.Namun berkat kesiapan dan kewaspadaan segenap elemen umat Islam potensi tersebut dapat digagalkan.Pihaknya juga menghimbau jika di tengah masyarakat ada riak paham sesat agar umat segera merespon dan melapor.

“Beberapa tahun lalu ada kelompok yang akan mendirikan pesantren namanya  Al Huseiniyah setelah kita kaji,teliti dan investigasi ada paham Syiah langsung kita tolak,”pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut pihak panitia membagikan buku terbitan MUI Pusat kepada para peserta.Panitia berharap buku tersebut sebagai rujukan dalam menjelaskan kepada umat Islam tentang siapa,apa dan bagaimana Syiah  sebenarnya.*

Redaktur: Ngadiman Djojonegoro
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:syiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dijajah dan Diblokade, Allah Berikan 55 Ribu Bayi lahir di Gaza
Tulisan selanjutnya Aktivis Muda Bandung adakan Diskusi Politik

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?