Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Parpol jangan hanya Sibuk Kasak-kusuk Melulu

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 26 April 2014 08:52 8:52 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 April 2014 08:52
Bagikan
Megawati, Mahathir Mohammad dan Jokowi saat bertemu paraDubues
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemandangan perpolitikan Indonesia hari-hari ini  dinilai kurang mengenakkan. Partai Politik (Parpol) yang menghadapi Pemilu terlihat sibuk dan seolah kasak-kasuk.

“Kita menghadapi situasi (Pemilu) yang tidak enak. Parpol kasak-kusuk. Koalisi tapi pertimbangannya menang. Seharusnya ada kekuatan politik yang bersedia tidak ada di pemerintahan. Agar menjadi penyimbang yang sehat,” ujar mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Profesor Dr Jimly Assiddiqie saat peluncuran buku “Menakar Presidensialisme Multipartai di Indonesia” karya desertasi Djayadi Hanan, , Ph.D,  Jumat (25/04/2014) malam di Universitas Paramadina, Jalan Gatot Subroto Kav. 97, Mampang-Jaksel.

Parpol-parpol yang ingin berkoalisi sekarang ini justru di luar konsep bersih untuk membangun bangsa dan Negara. Mereka yang seharusnya membangun bangsa dan Negara dengan elegan dan bermartabat.

Seharusnya, jika ingin sama-sama membangun Negara, Parpol tidak harus masuk semua dalam pemerintahan, melainkan yang di luar pemerintahan pun bisa ikut andil. Hal ini untuk menjadi penyimbang. Dan tentunya penyimbang yang sehat, ujarnya Jimly mengingatkan.

Namun sikap yang kini ditunjukkan para Parpol kebanyakan lebih pragmatis daripada idealis. Kemudian isi intelektual pun tidak ditegakkan di setiap Parpol. Sehingga mengejar atau memburu jabatan bagi perpol pun tidak dapat dihindari.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Sikap pragmatis dirubah dengan sikap idealis. Intelektual dan isi yang jelas. Jadi jangan hanya memburu jabatan saja,” ujarnya.

Jimly sendiri menyadari, bahwa Pemilu pada tahun 2014 ini sangat banyak terjadi permasalahan dan kecurangan. Disayangkan pula, permasalahan yang terjadi memiliki sikap masif. Ia menyebutkan ada dua faktor mengapa kisruh pemilu saat ini terjadi.
Pertama, sistem suara terbanyak yang diterapkan pada tahun 2009, dan itu dilakukan secara mendadak. Terjadinya dadakan tersebut karena berbarengan dengan keputusan MK pada saat itu. Sehingga terjadi kekacauan.

Kedua, internal partai yang calegnya berjumlah ratusan bermain sendiri dalam meraih suara.

“Banyak sekali masalah di dalam Pemilu saat ini. Terjadinya pun masif. Dua faktor penyebabnya. Pertama sistem suara terbanyak pada tahun 2009. Kedua semua caleg berjuang sendiri dalam meraih suara,” ucap Prof. Jimly menanggapi salah satu pertanyaan wartawan tentang kisruh Pemilu.

Di samping itu, penyelenggaraan Pemilu saat ini lebih rumit dan menyulitkan. Belum lagi perhitungan suara yang acapkali bermasalah dan dokratis. Dan seharusnya, semakin maju cara memilih dalam Pemilu sekarang, semakin efisien. Bukan justru menambah rumit.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:koalisipartai politikpemilupemimpin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jimly Assiddiqie: Mengabdi pada Negara tak harus Berkuasa
Tulisan selanjutnya Solusi Berkah hadapi Kejahatan Seksual

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?