Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Umat Islam Aceh Diharap Waspada Terhadap Berbagai Upaya Pemurtadan

Ahmad
Terakhir diupdate: 13 Januari 2016 09:18 9:18 am
Ahmad
Dipublikasikan 2 Februari 2015 06:39
Bagikan
Sejumlah anggota polisi (kiri) mewawancarai para pengikut aliran Millata Abraham (kiri) sebelum disyahadatkan di Mapolresta, Banda Aceh
Bagikan

Hidayatullah.com- Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) Aceh, Yusron Hadi, Lc menyampaikan umat Islam di Aceh harus senantiasa waspada terhadap berbagai upaya permurtadan yang dilakukan baik oleh para misionaris kristenisasi maupun aliran sesat lainnya.

“Dengan cara memperkuat dakwah dan memperdalam ilmu agama yang bisa diperoleh dari para ulama sehingga umat Islam memahami syari’at dengan benar,” ujar Yusron kepada hidayatullah.com, Sabtu (30/01/2015).

Pernyataan itu Yusron sampaikan guna menanggapi kasus kristenisasi (pemurtadan.red) yang dilakukan para misionaris dengan membagi-bagikan buku yang berbau kristenisasi di sejumlah kabupaten dan kota Aceh. [baca: Penyebaran Buku Berbau Kristenisasi di Aceh Meluas].

Menurut Yusron, sejak era 80-an sampai hari  ini, Aceh telah menjadi target utama pemurtadan, baik dilakukan oleh para misionaris Kristen Syi’ah, liberalisme, pluralisme, sekulerisme, gender, Ahmadiah, Millata Abraham, Gafatar dan lain sebagainya.

“Terlebih lagi pasca Tsunami yang telah meluluh lantakkan Aceh, di mana negara-negara barat dan LSM banyak yang masuk ke Aceh dengan dalih membawa ‘bantuan sosial’,” ujarnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Upaya pemurtadan itu, menurut Yusron, dilakukan oleh para misionaris dengan berbagai cara yang halus dan terselubung seperti memberi bantuan sosial dan keuangan, membagi sembako, memberi pelatihan atau workshop, membagi-bagikan buku dan lain sebagainya.

“Jelas, tindakan upaya pemurtadan telah melanggar hukum yang berlaku di Indonesia  khususnya Qanun syariat di Aceh yang menjamin kebebasan beragama,” tegas Yusron.

“Bahkan, upaya pemurtadan telah membuat keresahan dalam masyarakat muslim sehingga sangat berpotensi terjadi hal-hal yang tidak diinginkan serta mengganggu kedamaian,” imbuhnya.

Yusron berharap supaya pemerintah Aceh mampu bersikap tegas menyikapi kasus pemurtadan yang marak terjadi di Aceh  selama ini dengan menindak dan memberi sanksi yang tegas kepada para pelakunya (misionaris), agar tidak terulang dan menjadi pelajaran bagi para misionaris lainnya [baca: Pemerintah Harus Bersikap Tegas Menyikapi Kasus Pemurtadan Di Aceh].*

 

 

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AcehAliran sesatHeboh Ormas Gafatarkristenpemurtadan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bertemu dengan Prabowo, Jokowi Minta Dukungan Politik
Tulisan selanjutnya Muktamar MCI Akan Lahirkan Konsep Pembinaan Mualaf Secara Nasional

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?