Hidayatullah.com- Sesuai dengan visi dan misi komunitas One Day One Juz (ODOJ) dalam Angaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), ODOJ sebagai sebuah komunitas yang bertujuan untuk membumikan al-Qur’an serta mengembangkan interaksi lainnya dengan al-Qur’an melalui media sosial sehingga terbentuk masyarakat Qur’ani.
Demikian disampaikan oleh Ketua Umum ODOJ, Ricky Adrinaldi kepada hidayatullah.com di sela-sela acara ODOJ Untuk Negeri 2015 di Masjid Istiqlal Jakarta, Ahad (30/08/2015) pagi.
“Saya pikir akan indah sekali ya, misalnya di suatu komplek habis maghrib penghuninya pada mengaji semua dan suaranya dikerasin. Wuah, itu gema al-Qur’an pasti kedengaran banget, sampai sebelum tiba sholat Isya’,” kata Ricky.
Menurut Ricky, itu contoh-contoh ringan dalam hal teknis dengan apa yang disebut sebagai masyarakat Qur’ani sebagaimana tujuan akhir yang ingin dicapai oleh komunitas ODOJ dalam jangka panjang.
Ricky mengakui, setelah launching pertama komunitas ODOJ pada 4 Mei 2014, peminatnya masih sedikit sekali. Namun, setelah sistem marketingnya lebih diperkuat dengan melalui berbagai macam media akhirnya, anggota ODOJ mengalami peningkatan drastis.
“November-Desember 2014 sampai Januari 2015, setiap bulannya pendaftar bisa mencapai sekitar 20 ribu orang,” ungkap Ricky.
“Nah, ini cukup membuktikan minat dari masyarakat muslim di Indonesia terhadap komunitas (ODOJ),” imbuh Ricky.
Seperti diberitakan sebelumnya, dalam rangka memperingati Kemerdekaan RI ke-70, komunitas ODOJ menggelar acara ODOJ Untuk Negeri 2015 di Masjid Istiqlal Jakarta, Ahad (30/08/2015) pagi [baca: 30.000 Anggota One Day One Juz Hadiri Acara OUN 2015 di Masjid Istiqlal].
ODOJ sendiri adalah program yang diinisiasi oleh para Alumni Rumah Qur’an untuk memfasilitasi dan mempermudah umat Islam dalam tilawah al-Qur’an dengan target 1 juz sehari yang memanfaatkan instan messager.*