Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Dubes RI: Rakyat Palestina dan Suriah Sangat Butuh Bantuan

Ahmad
Terakhir diupdate: 3 September 2015 10:58 10:58 am
Ahmad
Dipublikasikan 3 September 2015 10:58
Bagikan
Gelombang rakyat Suriah yang mengungsi ke negara-negara sekitar Suriah.
Bagikan

Hidayatullah.com–Duta Besar Indonesia untuk Yordania dan Palestina Teguh Wardoyo menegaskan, pemerintah Indonesia harus membantu krisis kemanusiaan yang sedang menimpa rakyat Palestina dan Suriah, karena Indonesia memiliki hubungan yang erat dengan Palestina dan Yordania.

“Rakyat Palestina dan pengungsi Suriah sangat membutuhkan sentuhan (bantuan, red) pemerintah Indonesia,” kata Dubes Teguh Wardoyo saat menyampaikan laporan mengenai kondisi yang sedang dialami rakyat Palestina dan pengungsi Suriah di Yordania dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi I DPR RI di Gedung Nusantara II, Jakarta, Rabu (02/09/2015).

Menurut Teguh, Indonesia merdeka di antaranya ada bantuan dari salah satu negara Muslim tersebut. Mereka berjuang membantu kemerdekaan negara Indonesia, karena itu pemerintah Indonesia harus berada di depan membantu rakyat Palestina memperoleh kemerdekaannya dengan cara apa pun.

“Apa pun risikonya kami sebagai Dubes Indonesia di Palestina siap untuk menghadapi risiko,“ tegas Teguh.

Teguh menjelaskan, hubungan Pemerintah Indonesia dengan Yordania sudah dimulai sejak tahun 1950. Namun Indonesia baru membuka kedutaan pada 1985, sementara dengan Pemerintah Palestina sejak 1989.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Hubungan di antara dua negara sangat erat, sejak tahun 1950 Pemerintah Palestina merangkul Indonesia dalam hal kemanusiaan, politik dan lainnya,“ ujar Teguh.

Lebih lanjut, Teguh menegaskan, perang dan konflik yang berkepanjangan atas penjajahan Palestina oleh Zionis Israel, ditambah lagi konflik Suriah, Irak maupun Mesir, mengalami perubahan yang cukup drastis. Pasalnya jumlah pengungsi akibat peperangan tersebut terus bertambah seiring berjalannya waktu.

“Saat ini pengungsi secara resmi (di Yordania) sekitar 3,5 juta jiwa. Jumlah itu mungkin bisa lebih. Beban pemerintah menjadi sangat berat karena selain menampung rakyat yang sedang mengalami krisis, pemerintah juga menampung pengungsi,” ujar Teguh.

Teguh menambahkan, janji-janji bantuan yang disampaikan negara sahabat tidak dipenuhi. Jadi, lanjutnya, inilah hal yang sangat berat dihadapi Yordania, baik untuk menanggung rakyatnya sendiri maupun pengungsi. Sejauh ini pemerintah Indonesia kurang merespon baik krisis yang sedang dialami oleh negara-negara Muslim tersebut.

“Harusnya Indonesia berada di depan dalam menjawab persoalan-persoalan kemanusiaan yang ada. Pemerintah Indonesia harus membantu rakyat Yaman, Yordan, Irak dan Suriah. Mereka semua saudara-saudara kita,“ tandas Teguh.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:palestinasuriahyordania
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kepala Sekolah Diimbau Waspadai Fitnah Uang
Tulisan selanjutnya Imam As Syafi’i Jawab ‘Teka-teki’ Fikih

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI

Berita
27 Agustus 2026 12:13
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?