Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Kasus Perkawinan Sesama Jenis Karena Hilangnya Budaya Malu

Ahmad
Terakhir diupdate: 22 September 2015 16:08 4:08 pm
Ahmad
Dipublikasikan 23 September 2015 04:33
Bagikan
Bendri Jaisyurrahman
Bagikan

Hidayatullah.com- Kasus perkawinan sesama jenis terjadi disebabkan oleh hilangnya budaya malu dan mempermalukan antara satu dengan yang lainnya.  Demikian kata Direktur Kokoh Keluarga Inndonesia, Bendri Jaissyurahman.

“Kenapa sih, sekarang orang nggak punya rasa malu, berani betul mereka menunjukkan kemaksiatan di muka umum, bukan hanya konteks gay tetapi juga konteks lainnya?”saat dihubungi awak hidayatullah.com, belum lama ini.

“Itu semua terjadi karena bangsa kita memang sudah kehilangan budaya malu tersebut,” ujarnya.

Artinya, di mana justru tidak banyak orang yang berani mengatakan jika (perkawinan sesama jenis) itu sebuah hal yang memalukan. Dan malahan yang terjadi, perkawinan seperti itu dibilang sesuatu yang wajar dan adalah Hak Asasi Manusia (HAM).

“Inilah yang akhirnya ditiru oleh anak-anak kita zaman sekarang,” ujarnya prihatin.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Karena itu, Bendri mengajak semua masyrakat Indonesia, mulai sekarang harus mampu membiasakan budaya malu di dalam kehidupan sehari-hari. Sebab, kalau melihat realitanya, masyarakat sekarang jauh dari penerapan budaya malu tersebut.

“Justru yang saya lihat sekarang berbeda, tokoh publik yang poligami justru banyak yang digunggat dan dipermalukan. Sementara, (maaf) seperti bintang populer yang berperilaku menyimpang seperti gay dan sejenisnya justru dianggap wajar,” demikian tandasnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hadapi Kemarau, Warga Kalimulya Depok Shalat Istisqa’
Tulisan selanjutnya Sambut Munas Ke-IV, Hidayatullah Diharap Mampu Lahirkan Ulama Warasatul Anbiya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Massive Attack membentangkan bendera Palestina saat manggung di Singapura, hari Rabu 27 Juli 2026, dan karena itu mereka dilarang masuk ke negara itu.
Berita

Tunjukkan Sikap Pro-Palestina di Panggung Singapura Larang Massive Attack Tampil

Berita
1 Agustus 2026 10:17
Mahfud MD: Aturan Pidana Terkait LGBT Bisa Diterapkan Jika Ada Kesepakatan Nasional
Blackstone akan Buka Kantor di Kuwait
Muhammadiyah Tegaskan Kripto Tetap Haram Jadi Mata Uang, Ini Dasar Hukumnya Menurut Syariat
Yogyakarta Jadi Tempat Pertemuan Alumni Jesuit Dunia

Terbaru

  • Jet Tempur F-35 Amerika Jatuh Dekat Pangkalan Militer California
  • Satu Nyawa Yahudi Setara 10 Juta Warga Palestina, Pengacara ‘Israel’ Serukan Pembersihan Etnis
  • Muhammadiyah Tegaskan Kripto Tetap Haram Jadi Mata Uang, Ini Dasar Hukumnya Menurut Syariat
  • Trump Ancam Gempur Iran Lebih Dahsyat, Teheran: Peti Mati Sudah Jadi
  • Yogyakarta Jadi Tempat Pertemuan Alumni Jesuit Dunia
  • Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
  • Menghidupkan Kembali Budaya Membaca di Kalangan Umat Islam
  • Blackstone akan Buka Kantor di Kuwait
  • Tunjukkan Sikap Pro-Palestina di Panggung Singapura Larang Massive Attack Tampil
  • Serangan Udara Saudi ke Iraq Menarget Milisi Pro-Iran, Bukan Negara Iraq

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?