Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Menteri Perdagangan Sebut Banyak Aturan Perizinan yang Menyulitkan

Ahmad
Terakhir diupdate: 8 Oktober 2015 18:15 6:15 pm
Ahmad
Dipublikasikan 8 Oktober 2015 18:30
Bagikan
Menteri Pedagangan Republik Indonesia, Thomas Trikasih Lembong
Bagikan

Hidayatullah.com- Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong menyatakan bahwa saat ini Kementerian Perdagangan (Kemendag) sedang melakukan perbaikan internal seperti memilah-milah kebijakan sebab banyak sekali peraturan dan perizinan-perizinan yang sangat menyulitkan bagi dunia usaha.

“Sekarang ini kita ngaca dulu, melihat diri sendiri. Sebetulnya dan saya kira ini bukanlah rahasia lagi karena kita semua tahu bahwa peraturan dan perizinan saat ini mungkin bisa dibilang kebangetan,” ungkap Thomas tanpa memperinci apa saja peraturan dan perizinan tersebut.

Bahkan, katanya, itulah pernyataan yang juga diungkapkan oleh presiden Jokowi, “Kita ini sudah membelit diri sendiri. Terbelit-belit karena begitu banyak aturan, persyaratan, perizinan yang dibuat sampai-sampai (kita) sebagai pejabat bingung.”

Menurut Thomas karena banyaknya aturan sehingga sangat sulit untuk mensinkrokan satu dengan yang lainnya. Jadi, hasilnya adalah gelombang regulasi mulai dari paket pertama, kedua, ketiga dan seterusnya.

“Paket pertama itu deregulasi. Kita pangkas dulu karena banyak aturan dan perizinan yang menyulitkan dan menghabiskan waktu, tenaga dan lain sebagainya,” ujar Thomas saat menjadi pembicara dalam Forum Dialog HIPMI di Menara Bidakara 2, Jakarta Selatan, Kamis (08/10/2015).

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Thomas menambahkan untuk paket pertama deregulasi dilakukan dengan melakukan penyederhanaan perizinan meskipun diakuinya sejauh ini belum dilakukan komunikasi secara detail.

“Dalam minggu-minggu ke depan kita janji akan mengkomuikasikan upaya itu,” cetusnya.

Lebih lanjut lagi, Thomas menyampaikan jika dirinya baru saja pulang dari Istanbul, untuk menghadiri pertemuan menteri-menteri perdagangan dari negara G-20 (20 negara dengan perekonomian terbesar di dunia).

“Tuan rumah memegang eksistensi G-20 yang berotasi adalah Turki. Dan agenda Turki dalam pertemuan negara G20 tahun ini ada tiga macam yaitu inklusif, implementasi, dan investasi,” ujar Thomas.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:menteri perdaganganThomas Trikasih Lambong
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Umat Islam Berperan Penting Teguhkan Pancasila
Tulisan selanjutnya Koalisi Rakyat Bersatu Ungkap Kebohongan Industri Rokok di Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz

Berita
5 September 2026 16:51
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?