Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

DPD : Tiru Unpad, Derajat Kesehatan Rakyat Indonesia akan Meroket

Ngadiman Djojonegoro
Terakhir diupdate: 29 Januari 2016 07:52 7:52 am
Ngadiman Djojonegoro
Dipublikasikan 29 Januari 2016 07:52
Bagikan
[Ilustrasi]
Bagikan

Hidayatullah.com– Terobosan luar biasa dilakukan Universitas Padjajaran (Unpad) yang menggratiskan biaya pendidikan mahasiswa baru program studi Sarjana Pendidikan Dokter dan Pendidikan Dokter Spesialis di Fakultas Kedokteran mulai 2016. Ini adalah solusi konkret persoalan kekurangan dan ketidakmerataan dokter yang sudah berlangsung puluhan tahun di Indonesia. Ketersediaan dokter yang merata dipastikan akan membuat derajat kesehatan rakyat Indonesia akan meroket.

“Apa yang dilakukan Unpad ini mengingatkan kita dengan apa yang dilakukan para dokter Stovia dulu yang jadi motor kebangkitan nasional. Kodratnya kampus memang jadi agen perubahan, jadi solusi bangsa dan Unpad meneguhkan peran itu lagi. Kami sangat salut dan mengapresiasi. Ini solusi konkret kekurangan dan ketidakmerataan dokter yang sudah akut dan menahun tanpa solusi konkret dari negara,” ujar Wakil Ketua Komite III DPD, Fahira Idris, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (28/01/2016).

Menurut Fahira, yang salah satu lingkup tugasnya pengawasan bidang kesehatan ini, salah satu persoalan serius dunia kesehatan di Indonesia adalah kekurangan dan ketidakmerataan tenaga dokter dan dokter spesialis. Faktor terbesar dari terciptanya kondisi ini adalah mahalnya biaya kuliah di fakultas kedokteran. Biaya kuliah yang tinggi secara tidak langsung juga disinyalir punya pengaruh terhadap kualitas moral dan profesionalisme dokter, salah satunya enggan bertugas di tempat yang terpencil.

“BPJS, JKN, berobat gratis, ataupun program pemerintah yang lainnya tidak akan berhasil jika tenaga kesehatan terutama dokter dan dokter spesialis tidak tersedia. Kunci semua program kesehatan itu ada di ketersedian tenaga kesehatan. Makanya, biaya kuliah gratis jadi solusi untuk meretas semua persoalan tenaga kesehatan yang memang kompleks ini,” jelas senator asal Jakarta ini.

Jika skema kuliah kedokteran gratis Unpad diterapkan di semua PTN yang ada di Indonesia, Fahira optimis, dalam 10 tahun ke depan, derajat kesehatan rakyat Indonesia akan ‘meroket’, karena rasio antara jumlah dokter dan jumlah penduduk bisa seimbang. Fahira mengungkapkan, sangat banyak anak-anak muda yang punya potensi dan keinginan besar menjadi dokter, tetapi terpaksa mengurungkan niatnya, karena harus mengeluarkan biaya, yang bagi mereka tidak masuk akal.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Untuk itu, Fahira berharap, langkah Unpad ini ditiru oleh PTN dan semua Pemda yang ada di Indonesia, sehingga persoalan kekurangan dan ketidakmerataan dokter bisa teratasi. Skema yang terapkan Unpad, menggratiskan biaya kuliahnya mahasiswa kedokteran melalui beasiswa yang dikeluarkan pemerintah daerah dari 27 Kota/Kabupaten di Jawa Barat maupun beasiswa dari berbagai pihak, termasuk instansi swasta adalah terobosan luar biasa. Nantinya, para dokter yang kuliah gratis ini wajib mengabdi di wilayah/instansi yang ditentukan. Sehingga dipastikan, nantinya di seluruh Jawa Barat ketersedian dokter terjamin.

“Ini solusi konkret. Bayangkan di Indonesia, 3 dokter harus melayani 10 ribu penduduk. Kita masih kalah jauh dari Malaysia, di mana 10 ribu penduduk mereka dilayani oleh 9 dokter. Belum lagi kita bicara ketimpangan penyebaran dokter yang 50 persen ada Jawa dan Bali. Ini persoalan serius dan Unpad telah menawarkan solusinya. Mudah-mudahan daerah lain tergerak,” ungkapnya.*

Redaktur: Ngadiman Djojonegoro
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bandungkedokteranPerguruan TinggiUniversitas Padjadjaranunpad
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Makanan Halal itu Hak Umat Islam [2]
Tulisan selanjutnya Masihkah Ada Alasan…

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?