Hidayatullah.com– Sebagai salah satu organisasi kemahasiswaan, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) diminta untuk menjadikan masjid sebagai basis pergerakan.
Hal itu disampaikan mantan pengurus Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Geis Chalifah, dalam silaturahim dan diskusi ormas-ormas Islam di kantor DPP Hidayatullah, Jl Cipinang Cempedak, Polonia, Jakarta Timur, baru-baru ini.
“Sebetulnya saya sudah apatis ketika datang ke komisariat (HMI), saya tanya, ‘di masjid siapa sekarang pengurusnya’, ‘bukan kami, Pak’, ‘ya sudah kalian selesai’,” ujarnya dalam diskusi pada Rabu (17/02/2016) itu.
Geis menyatakan, jika HMI ingin tetap bertahan ke depannya, harus dimulai dengan membangun basis di masjid.
“Dan itu sudah lama ditinggalkan. Jadi kalau kita mau mulai lagi ya dari sana,” ungkapnya pada acara bertema “Mencari Solusi Bagi Masa Depan Negeri” itu.
“Kembalikan anak muda ke masjid sebagai basisnya,” tutup mantan Ketua Umum PP Pemuda Al-Irsyad ini.
Turut hadir dalam diskusi tersebut perwakilan ormas-ormas Islam, KAHMI, kalangan akademisi, unsur DPD RI, serta Aliansi Pergerakan Islam Jawa Barat.
Diberitakan hidayatullah.com sebelumnya, pada acara itu, salah seorang pembicara menggagas perlunya wadah untuk melahirkan kader pemimpin. [Baca: Guru Besar UII Gagas “Taman Kepemimpinan” untuk Kaderisasi Umat]*