Hidayatullah.com – Organisasi Muslimat Hidayatullah (Mushida) akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang akan digelar di Kota Depok, Jawa Barat, 8-10 April 2016 mendatang.
Rakernas Muslimat Hidayatullah tahun 2016 kali ini mengusung tema “Optimalisasi Kerja Dakwah, Sukseskan Program Membangun Peradaban Islam”.
Ketua Panitia Pelaksana, Sarah Zakiyah, mengatakan tema yang diangkat tersebut merupakan derivat program dari gelaran Musyawarah Nasional Muslimat Hidayatullah 2015 lalu yang digelar di Kota Malang bertemakan “Bersama Keluarga Qur’ani Tinggikan Martabat Bangsa”.
“Sebagaimana amanat Musyawarah Nasional Hidayatullah, Mushida memiliki peran dan tanggungjawab menerjemahkan lebih lanjut keputusan-keputusan Munas dalam bentuk program-program yang terukur,” kata Sarah dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (05/04/2016).
Lebih lanjut Sarah menambahan, “Melalui Rakernas ini, Muslimat Hidayatullah ingin meneguhkan peran keluarga dalam rangka meninggikan martabat bangsa dengan berupaya berkontribusi lebih optimal untuk kemaslahatan ummat, yakni mencerahkan dan memberdayakan ummat melalui gerakan tarbiyah dan dakwah kemuslimatan”.
Selain itu, kata Sarah, Rakernas Mushida 2016 ini untuk melakukan reorientasi pengurus wilayah, konsolidasi organisasi, upgrading leadership fungsionaris, dan sosialisasi program kerja.
Pada Rakernas ini diagendakan juga akan dilakukan brainstorming, pelatihan konsultatif, dan divisionalisasi untuk penguatan fungsi layanan konseling masalah keluarga dan penanganan LGBT yang diharapkan dibukanya puast-pusat konseling ruhani di wilayah–wilayah pengurus Mushida.
“Semoga melalui Rakernas dan program-program yang dihasilkan nanti, Muslimat Hidayatullah dapat semakin mengoptimalkan peran dakwahnya secara domestik dan juga di ranah publik, khususnya pada aspek-aspek yang bersinggungan dengan kewanitaan dan kemuslimatan,” harap Sarah memungkasi.
Ditambahkan Leny Syahnidar Djamil selaku pengarah acara Rakernas Mushida 2016 ini, salah satu kekayaan organisasi adalah tersedianya sumber daya manusia yang amanah dan profesional sebagai penggerak yang mampu menterjemahkan kebijakan organisasi menjadi aksi-aksi dakwah, pendidikan, juga sosial yang telah ditetapkan dalam program stategis organisasi.
Karenanya, lanjut Leny, sinergi sumber daya insani dalam setiap organisasi sejatinya merupakan senyawa mutualistik yang saling melengkapi. Fungsi dasar manajemen organisasi yang dinamis ini perlu terus mendapat asupan energi agar tetap produktif serta berdaya dalam mengembangkan potensinya untuk kemaslahatan umat dan komunitasnya, tegas Leny.
“Tak ada gading yang tak retak. Sehingga, harapan mengoptimalkan potensi sangatlah perlu untuk diupayakan. Dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) menjadi program pertama dalam kepengurusan periode ini dalam rangka menguatkan peran Mushida,” ujar Leny.
Rakernas Muslimat Hidayatullah 2016 diagendakan digelar pada 8-10 April 2016 mendatang di Kampus YPP Hidayatullah Depok Jl. Raya Kalimulya Kel Kalimulya Kec Cilodong Depok, Jawa Barat.
Selain itu dijadwalkan pula acara seminar di sela-sela acara yang menghadirkan sejumlah pemerhati seperti Dewi Inong Irana, SpKK, Dr Sabriati Aziz, dan perwakilan dari Dirjen Bimas Islam Kemenag RI.
Panitia menyediakan saluran informasi Rakernas Mushida 2016 yang dapat dihubungi melalui kontak email di [email protected] dan layanan SMS/WhatsApp 0813-4660-9254.