Hidayatullah.com–Da’i Felix Y. Siauw menyebut, umat Islam harus memiliki kesadaran untuk mengantarkan muslim kepada kekuasaan. Apalagi jika di tempat tersebut umat Islam adalah mayoritas.
Menurutnya, pemimpin muslim adalah dalil yang tidak bisa dibantah. Dan tidak ada pembenaran bagi seorang muslim untuk ia dipimpin oleh selain Islam.
“Itu sudah tidak ada lagi perdebatan di dalamnya. Tapi semuanya punya pendekatan dakwah bagaimana mendudukan Islam menjadi puncak kekuasaan,” ujarnya kepada hidayatullah.com usai mengisi kajian di Kawasan Jakarta Timur, Kamis malam (21/07/2016) lalu.
Untuk itu, ia mewanti bahwa perbedaan pendekatan dakwah soal kepemimpinan tidak boleh mengorbankan kepentingan-kepentingan yang lain atau tidak boleh sampai menyebabkan berselisih.
“Nah disinilah perlunya ada komunikasi, kumpul bersama, ngobrol lalu bagaimana sih yang diinginkan umat muslim berikutnya,” ungkapnya.
Karena itu, Felix mengatakan, perselisihan mengenai pendekatan dakwah soal kepemimpinan hanya akan menjadi kelemahan.
“Untuk apa, adu pendapat kan tidak akan menyelamatkan siapupun,” jelasnya.
“Tidak perlu kemudian mengubah orang yang lain, karena dia sudah meyakini itu. Ini jadi kontra produktif, dan justru perselisihan itu akan dimanfatkan menjadi kelemahan bagi kita yang kemudian kesempatan untuk orang lain menyerang kita. Jadi tidak perlu,” tambah Felix.
Namun demikian, ia menambahkan, tidak cukup hanya mengantarkan seorang muslim pada kekuasaan, tapi juga mengantarkan Islam pada kekuasaan.
“Sehingga kedua hal ini penting, kalau bahasa sederhananya adalah pemimpin dan sistem kepemimpinan yang berlandaskan Islam,” pungkasnya.*