Hidayatullah.com– Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional XXVI akan segera digelar di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam waktu dekat. Direktur Penerangan Agama Islam Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Muchtar Ali mencatat, ada 1.200 peserta dari 34 provinsi di Indonesia akan mengikuti acara tersebut.
“Mereka adalah para peserta yang telah lolos tahapan verifikasi. Dan karenanya akan mengikuti ajang nasional yang akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo pada Sabtu, 30 Juli 2016 mendatang,” jelas Muchtar sebagaimana dalam siaran persnya yang diterima hidayatullah.com, Rabu (27/07/2016) sore.
Adapun total peserta yang mendaftar, kata Muchtar, sebenarnya berjumlah 1.303 orang. Tapi, sebanyak 103 orang tidak lolos administrasi. Dan guna mempermudah akses publik terhadap profil peserta, Kementerian Agama menggunakan e-MTQ. Aplikasi yang baru pertama kali dipakai pada gelaran MTQN ini dapat diakses publik melalui website https://simpenais.kemenag.go.id/mtq.
Melalui aplikasi ini, masih kata Muchtar, masyarakat diharapkan dapat lebih mengenal para peserta MTQN XXVI. Sebab, aplikasi tersebut menyajikan data peserta yang mencakup nama, NIK, usia, cabang lomba yang diikuti berikut fotonya. “Jika ditemukan data peserta yang tidak valid, masyarakat pun dapat menyampaikan informasi melalui email [email protected]. Tetapi, semua aduan harus dilengkapi dengan data pendukung yang otentik,” terang Muchtar.
“e-MTQ dapat diakses publik secara luas. Sesuai arahan Menag dalam Rakornas MTQN XXVI, pada Selasa (31/5) lalu, e-MTQ diharapkan dapat memfasilitasi publik untuk ikut berpartisipasi aktif dalam gelaran MTQN yang transparan dan akuntabel,” tambahnya.
Muchtar menjelaskan, seluruh peserta akan mengikuti MTQ XXVI yang terbagi dalam 7 cabang dan 18 golongan musabaqah. Ketujuh cabang tersebut adalah Tilawah Al Quran, Hifzh Al Quran, Tafsir Al Quran, Fahm Al Quran, Syarh Al Quran, Khath Al Quran, dan Menulis Makalah Ilmiah Al Quran (M2IQ).
Adapun 18 golongan lomba terdiri dari: 6 golongan cabang tilawah al-Qur’an (dewasa, remaja, anak-anak, tartil, cacat netra, serta qiraah sab’ah), 5 golongan cabang Hifzh al-Qur’an (1 juz, 5 juz, 10 juz, 20 juz, dan 30 juz), 3 golongan cabang Tafsir al-Qur’an (Bahasa Indonesia, Bahasa arab, dan Bahasa Inggris), serta 4 golongan cabang Khath al-Qur’an (naskah, hiasan mushaf, dekorasi, dan kontemporer).
“Masing-masing golongan terbagi dalam kelompok putera dan puteri,” kata Muchtar.
Selain 1.200 peserta MTQN dan para pendamping kontingen, lanjutnya, berdasarkan data resmi dari panitia MTQN pusat, diperkirakan sebanyak 5.000 orang akan ikut hadir guna memeriahkan pulau berjuluk 1.000 Masjid ini. Menurutnya, sebagai media syiar Islam dan instrumen memperkuat persaudaraan sebangsa dan setanah air, sudah semestinya masyarakat terlibat, baik langsung maupun tidak langsung.
Karena itu, kata Muchtar, untuk mengoptimalkan partisipasi masyarakat, Kementerian Agama dan Kementerian Komunikasi dan Informatika menjalin kerjasama publikasi penyelenggaraan MTQN XXVI. “Kerjasama ini bertujuan agar masyarakat luas bisa mengakses berbagai informasi terkait MTQN dan hal-hal lainnya,” tandasnya.
Penyelenggaraan MTQN XXVI ini juga akan disiarkan langsung melalui live streaming dari semua venue. Dan bagi masyarakat yang ingin melihatnya dapat mengaksesnya melalui website http://www.mtqn26ntb.com. Sementara itu, untuk informasi lengkap terkait daftar nama peserta MTQN XXVI tahun 2016 bisa diakses pada tautan berikut http://bimasislam.kemenag.go.id/uploads/files/nama-nama-peserta-mtqn.pdf.*