Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Masalah Utama Perekonomian Bangsa: Karakter Masyarakat dan Pemimpin

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 7 Oktober 2016 13:34 1:34 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 7 Oktober 2016 13:30
Bagikan
Masyarakat membeli produk dalam negeri di stan pameran Beli Indonesia, Gedung Smesco, Jakarta, Rabu (05/10/2016).
Bagikan

Hidayatullah.com– Ada dua masalah utama dalam perekonomian bangsa Indonesia. Demikian menurut penggagas gerakan Beli Indonesia Heppy Trenggono.

“Yang pertama itu adalah masalah karakter. Itu yang disebut masalah kultural,” ujarnya kepada hidayatullah.com usai penutupan Kongres dan Pameran Beli Indonesia di Gedung Smesco, Jakarta, baru-baru ini.

Menurut Heppy, karakter bangsa Indonesia yang memang tidak memahami bahwa produk sendiri harus dibela, harus diutamakan.

“Ini sangat melekat sekali dalam karakter itu,” ujar Presiden Indonesian Islamic Business Forum (IIBF) ini.

Yang kedua, terangnya, adalah masalah struktural atau sistem. [Baca juga: Heppy Trenggono: Kesadaran Masyarakat Penting Atasi Masalah Ekonomi Bangsa]

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Masalah tersebut, kata dia, misalnya Undang-Undang Dasar yang diamandemen. Kemudian, lahirnya puluhan undang-undang yang tidak berpihak pada kepentingan nasional.

“(Yaitu UU yang tidak berpihak) kepada kepentingan anak kita sendiri,” ungkap Heppy.

Dua permasalahan tersebut, kata dia, menjadikan kondisi perekonomian negara ini semakin berat.

“Dari persoalan karakter ini, karakter pemimpin-pemimpin bangsa kita juga, kan, tidak memberikan contoh atau memberikan komitmen yang memadai,” ujarnya.

Kongres dan Pameran Beli Indonesia berlangsung pada Senin-Rabu (03-05/10/2016). Diikuti berbagai perwakilan gerakan Beli Indonesia di berbagai daerah se-Indonesia.

“Stan (yang ikut pameran) ada 73,” ujar Sekretaris Panitia, Ahmad Nursodik, kepada media ini.

Kata dia, dalam laporan panitia, gelaran selama tiga hari tersebut tercipta hampir kolaborasi 250 jaringan bisnis dari para pengusaha Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tersebut.

Sementara, diberitakan hidayatullah.com sebelumnya, perekonomian Indonesia akan bangkit dengan digerakkan oleh para pegiat UMKM.

 

Optimisme ini bisa dilihat dari semakin menjamurnya UMK maupun UMKM di seantero Nusantara, seperti tercermin pada pameran Beli Indonesia. [Baca: Pegiat UMKM Optimistis Mampu Bangkitkan Perekonomian Bangsa]*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Beli Indonesiabisnisekonomi bangsaHeppy Trenggonokarakter bangsamasyarakatpebisnis Muslimpemimpinperekonomianproduk lokalUMKMUsaha Mikro Kecil dan Menengah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Komnas HAM: Ahok Lecehkan Agama, Segera Minta Maaf ke Publik
Tulisan selanjutnya KH Arifin Ilham: Ahok Telah Menghina Keyakinan Ummat Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama

Berita
28 Agustus 2026 09:20
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Terbaru

  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?