Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Seorang Qari Asal Surabaya Meninggal saat Melantunkan Al-Qur’an

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 25 April 2017 20:58 8:58 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 25 April 2017 20:45
Bagikan
Detik-detik Jakfar Abdurrahman, sesaat sebelum meninggal dunia kala melantunkan ayat suci al-Qur'an di Surabaya, Jawa Timur, Senin (24/04/2017).
Bagikan

Hidayatullah.com– Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Seorang qari, Jakfar Abdurrahman, meninggal dunia saat sedang khusyuk melantunkan ayat suci al-Qur’an.

Qari asal Wonocolo, Surabaya, itu meninggal dunia saat melantunkan ayat suci al-Qur’an pada sebuah acara di kediaman Ketua Umum PP Muslimat NU yang juga Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa, di Jemursari, Surabaya, Jawa Timur, sekitar pukul 12.30 WIB, kemarin.

Jakfar menghembuskan nafas terakhirnya tak lama setelah melantunkan beberapa ayat dari Surat Al-Mulk yang isinya antara lain tentang hidup dan mati.

Berdasarkan rekaman video yang diterima redaksi hidayatullah.com Selasa (25/04/2017), kejadian ini bermula saat pembawa acara mempersilakan Jakfar untuk melantunkan ayat suci al-Qur’an. Acara itu dihadiri Mensos Khofifah.

“Hadirin-hadirat yang saya hormati, mari kita sama-sama menundukkan kepala, mendengarkan bacaan ayat-ayat suci al-Qur’an, yang dilanjutkan bersama-sama kita membaca Suratul Yaasiin, yang dipimpin oleh al-Ustadz al-Hajj Jakfar Abdurrahman…,” ujar pembawa acara seraya mempersilakan Jakfar.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Baca: Terjang Hujan Lebat demi Belajar Al-Qur’an, Ayu Meninggal Tertimpa Reruntuhan

Tampil berpeci hitam, berbatik biru gelap, Jakfar memulai lantunannya dengan lafadz taawudz dan basmalah. Suaranya yang melengking dan keras terdengar merdu dari pengeras suara yang digenggam dengan tangan kanannya.

Sambil duduk, ia melantunkan ayat al-Qur’an dengan tatapan banyak ke bawah dan matanya terlihat terpejam. Kepalanya bergerak-gerak mengikuti irama nada turun-naik yang dilantunkan.

Ayat pertama Surat Al-Mulk dilantunkan dengan lancar. Begitu pula ayat kedua. Ujung ayat kedua ini dilantunkan dengan menyambung langsung ke ayat ketiga. Di sini ia sempat menatap sebentar ke arah hadirin.

Tatkala Jakfar melantunkan awal ayat ketiga, kepalanya tiba-tiba tertunduk, tangannya terturun sedikit bergetar, dan lantunannya agak terputus tapi masih menyambung. Nada sang qari yang tadinya tinggi tiba-tiba menurun. Hingga penggalan ayat yang berbunyi “sab’a samawatin tibaqo…” menjadi lafadz terakhir yang terdengar dari kedua bibirnya.

Orang-orang di sekitar panggung acara pun langsung mengerumuninya dan berupaya membantunya agar tidak tersungkur.

“Astaghfirullahaladzim! Astaghfirullahaladzim!” terdengar ucapan istighfar berkali-kali dari sejumlah pria yang mendekatinya dan menahan tubuhnya.

“Almarhum merebahkan diri dan tak sadarkan diri,” ujar Bagus, petugas dari Rumah Sakit Islam Jemursari (RSI-J) dikutip duta.co, Senin (24/04/2017).

Baca: Kisah Sopir Ambulans yang Dijemput Ajal Saat Menjemput Jenazah

Menurut Bagus, nama Jakfar Abdurrahman tidak asing di kalangan Nahdliyin. Ia yang dipercaya untuk melantunkan ayat suci al-Qur’an ketika berlangsung Muktamar ke-27 NU tahun 1984 di Situbondo, Jawa Timur. Ayat yang dilantunkan Senin kemarin, kabarnya sama dengan saat di Muktamar ke-27 NU di Situbondo.

“Saya dengar ayatnya sama dengan yang dibaca saat Muktamar-27 NU di Situbondo. Kami keluarga besar RSI Jemursari turut berduka, semoga seluruh amal baik almarhum diterima di sisi-Nya dan kekhilafannya diampuni Allah Subhanahu Wata’ala. Keluarga yang ditinggal diberikan ketabahan,” ungkap Bagus.

Penelusuran hidayatullah.com, berdasarkan al-Qur’an Terjemahan Kementerian Agama, ketiga ayat dari Surat Al-Mulk yang sempat dilantunkan almarhum tersebut terjemahannya berbunyi:

“Mahasuci Allah yang menguasai (segala) kerajaan, Dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.”

“Yang menciptakan mati dan hidup, untuk  menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Mahaperkasa, Maha Pengampun.”

“Yang menciptakan tujuh langit berlapis-lapis… (sampai di sinilah lantunan qari tersebut. Red).”

Semoga kita semua kembali dalam keadaan terindah dan husnul khatimah.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ajalhusnul khatimahJawa TimurKematianKetua Umum PP Muslimat NUKhofifah Indar Parawansamelantunkan al-Qur'anmembaca al-Qur'anMenteri SosialMuktamar-27 NUNahdliyinqariSitubondoSurabayaSurat Al-Mulk
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kenalkan Anak “Gadhul Bashar”
Tulisan selanjutnya Pengacara Ahok Klaim Banyak Ulama NU Bilang tak Ada Penistaan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?