Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Terkait Tujuh Kata di Piagam Jakarta, Hatta Bilang “Ketuhanan Yang Maha Esa” Sesuai Prinsip Islam

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 Agustus 2017 05:45 5:45 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Agustus 2017 10:15
Bagikan
Rapat pembahasan Piagam Jakarta
Bagikan

Hidayatullah.com– Pakar sejarah, Dr Anwar Tiar Bachtiar menjelaskan, perdebatan Mohammad Hatta dalam meyakinkan Ki Bagus Hadi Kusumo, anggota Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), dalam Piagam Jakarta pasca kemerdekaan RI 72 tahun lalu tidaklah mudah.

“Kan, butuh waktu berjam-jam, bahkan seharian itu,” terangnya saat membedah film Toedjoeh Kata di Masjid Abu Bakar As-Shidiq, Jl Otista Raya, Jakarta Timur, Kamis (17/08/2017).

Baca: Film “Toedjoeh Kata” Lahir karena Terinspirasi Aksi 212

Hatta menyatakan bahwa “Ketuhanan Yang Maha Esa” itu adalah sesuai dengan prinsip Islam yang mengakui tauhid, lanjut Tiar.

“Ketika itu Ki Bagus berhasil diyakinkan bahwa itu adalah tauhid maka Ki Bagus setuju,” lanjut doktor sejarah lulusan Universitas Indonesia ini.

Sebagaimana diketahui, bahwa tujuh kata pada Piagam Jakarta yang kemudian dihapus adalah “dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Penghapusan itu diketahui merupakan permintaan kalangan dari timur Indonesia yang disampaikan oleh opsir Jepang kepada Hatta, karena merasa tidak hanya agama Islam yang ada di Indonesia.

Baca: Piagam Jakarta dan Sikap Kristen

Guna menjaga persatuan, maka Hatta mencoba membujuk Ki Bagus, karena Ki Baguslah yang masih bersikukuh tidak ingin menghapus tujuh kata tersebut.

Jadi, Tiar mengatakan, perubahan tersebut itu mengorbankan prinsip yang dipegang oleh Ki Bagus bahwa negara ini adalah negara yang harus didasarkan dengan menghormati hak-hak umat Islam.* Ali Muhtadin

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anggota BPUPKIBadan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan IndonesiaDr Anwar Tiar BachtiarHUT RI ke-72kemerdekaan RIketuhanan yang maha esaKi Bagus Hadi KusumoMohammad Hattapakar sejarahPersatuan Indonesiapiagam Jakartasejarah Indonesiasyariat Islamtoleransi umat IslamTujuh Kata Piagam Jakarta
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Koalisi Pimpinan Ikhwanul Muslimin Yordania Menang Dalam Pemilu Lokal
Tulisan selanjutnya Kerja Sama BWI dan BI Bangun Sistem Informasi Wakaf Terintegrasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Berita
13 Juli 2026 16:30
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Mantan Pemimpin Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Wafat
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?