Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Sikapi AS, Komnas HAM: Negara Punya Mandat Menjaga Kehormatan NKRI

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 24 Oktober 2017 05:28 5:28 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 24 Oktober 2017 05:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pemerintah Indonesia punya mandat dalam menjaga kehormatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal ini terkait erat dengan insiden ditolaknya Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo untuk masuk wilayah Amerika Serikat (AS), yang kata Komisioner Komnas Hak Asasi  Manusia (HAM) Maneger Nasution, menuai kemarahan publik Indonesia.

Dalam rangka menjaga kehormatan NKRI itulah, Komnas HAM pun menyatakan harus ada sikap tegas dari pemerintah Indonesia.

Baca: Pakar Hukum Internasional: Tolak Panglima TNI, AS Perlu Segera Klarifikasi

“Pemerintah Indonesia sejatinya memprotes keras atas perlakuan yang mencederai kehormatan (dignity), tidak hanya pribadi Panglima TNI dan institusi TNI, tetapi juga NKRI,” ujar Maneger di Jakarta kemarin dalam siaran persnya diterima hidayatullah.com Selasa (24/10/2017).

Komnas HAM menilai, Pemerintah AS sangat tidak memadai hanya menyampaikan permohonan maaf melalui Duta Besar untuk Indonesia, Joseph Donovan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Namun harus ada penjelasan lebih rinci dan berkejujuran dari Pemerintah AS kenapa peristiwa tidak manusiawi seperti ini bisa terjadi.

Baca: Panglima TNI Ditolak AS, Salim Said: Ini Bisa Dianggap Penghinaan

“Kalau ada kesalahan di internal AS yaitu US Customs and Border Protection, jenis kesalahan yang terjadi harus dijelaskan secara terbuka ke publik Indonesia,” imbuhnya.

Komnas HAM mengatakan, Pemerintah Indonesia sejatinya bersikap tegas. Patut dipertimbangkan Presiden Joko Widodo memanggil Duta Besar AS untuk Indonesia. “Guna menjelaskan peristiwa memalukan ini,” imbuhnya.

Baca: ‘Bukan Minta Klarifikasi, Indonesia Seharusnya Protes ke AS’

“Jika Pemerintah Indonesia hanya mengirimkan nota diplomatik memprotes peristiwa sepenting ini, Pemerintah Indonesia patut diduga tidak menunaikan mandatnya menjaga kehormatan bangsa (dignity),” ungkapnya.

Publik berhak tahu atas informasi benar tentang peristiwa ini (rights to know), tandas Maneger.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatDuta Besar Amerika SerikatHAMIndonesia-Amerika SerikatIndonesia-ASJenderal Gatot ditolak ASJenderal Gatot NurmantyoJoseph Donovan Jrkedaulatan Indonesiakedaulatan NKRIkehormatan NKRIKomisioner Komnas HAMKomnas Hak Asasi  ManusiaManeger Nasutionnegara kesatuan Republik IndonesiaNKRIPanglima TNIPanglima TNI ditolak ASUS Custom and Border Protection
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Presiden Jokowi Tunjuk Din Syamsuddin Sebagai Utusan Khusus
Tulisan selanjutnya PP Muhammadiyah Ingatkan Umat Tidak Mudah Memfitnah dan Menuduh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

Berita
2 September 2026 21:40
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?