Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Kongres Keluarga Indonesia ke-2 Dorong Penyelesaian Kekosongan Hukum atas LGBT

Ahmad
Terakhir diupdate: 23 Desember 2017 06:26 6:26 am
Ahmad
Dipublikasikan 23 Desember 2017 06:26
Bagikan
Kongres Keluarga Indonesia ke-2 gelaran BPKK DPP PKS di Jakarta, 21 Desember 2017.
Bagikan

Hidayatullah.com– Kongres Keluarga Indonesia ke-2 mendukung keresahan masyarakat tentang adanya kekosongan hukum atas perilaku seks menyimpang pasca ditolaknya gugatan uji materil Pasal 284, 285, dan 292 KUHP oleh Mahkamah Konstitusi terkait lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT).

Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPP PKS Wirianingsih mengatakan, melalui fraksinya di DPR, BPKK sudah sejak lama dan akan terus dilakukan, mendorong lahirnya regulasi tentang ketahanan keluarga.

“Sudah 2 tahun ini masuk Prolegnas tapi belum dibahas karena padatnya berbagai macam rancangan undang-undang yang sedang dibahas,” ujarnya di sela-sela kongres, di Hotel Aston Simatupang, Jakarta, Kamis (21/12/2017).

Baca: LGBT Dinilai Tak Bisa Berlindung di balik Privasi

Dalam upaya itu, lanjut Wiwik, sapaannya, pihaknya juga menolak beberapa regulasi yang sekiranya berpotensi melakukan legalisasi terhadap praktik-praktik atau gerakan yang akan mengganggu ketahanan keluarga.

Ia menegaskan, sepakat untuk mendorong berbagai kelompok masyarakat yang ingin melakukan perbaikan melalui regulasi, agar tidak terjadi kekosongan hukum terhadap perilaku perzinaan, perkosaan, cabul sesama jenis, dan kumpul kebo termasuk terkait LGBT.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Baca: Ketum MUI: Harus Ada UU Hukum Pidana Zina dan LGBT

Itulah sebabnya Wiwik berharap dengan adanya Kongres Keluarga Indonesia kali ini akan menyentak kembali seluruh masyarakat baik sebagai institusi maupun pribadi secara nasional.

“Ayo kita kuatkan kembali keluarga, keluargalah benteng pertama dan terakhir terhadap daya tahan menghadapi berbagai pengaruh buruk. Jangan sampai lupa peran penting keluarga,” paparnya.

Wiwik juga berharap, gerakan-gerakan penguatan ketahanan keluarga yang berlangsung selama ini menjadi gerakan kebaikan bagi anak-anak generasi penerus di kemudian hari.

“Inilah yang bisa kita lakukan, keluarga harus dikokohkan. Kita dorong pemerintah agar meneguhkan peran penting keluarga dimasukkan kedalam kebijakan,” pungkasnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bidang Perempuan dan Ketahanan KeluargabiseksualBPKK PKSgayhomoseksualKeluargaKetahanan KeluargaKetua BPKK PKSKongres Keluarga Indonesialesbianlgbtpembangunan manusiapemerkosaanPerubahan SosialPerzinaanPKSSDMseks menyimpangtransgenderundang-undang zina dan LGBTWirianingsihzina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Vonis 25 Tahun di RS Jiwa untuk Remaja Terpidana Kasus Slender Man
Tulisan selanjutnya TA GNPF: Ulama dan Aktivis Korban Pelanggaran HAM Terbanyak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’

Berita
29 Agustus 2026 19:05
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?