Hidayatullah.com- Dai kondang KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), mengatakan, yang namanya pangkat, jabatan, dan popularitas hanyalah casing (kover/penutup).
Aa Gym merasa khawatir bahwa dalam kehidupan ini lebih disibukkan dengan mengurus casing daripada isi. Kata dia, persoalan yang remeh bisa jadi ‘casing’ yang bagus demi popularitas.
“Jadi saya sangat berharap hamba-hamba Allah yang dikasih casing dan pangkat kedudukan, sing sadar pasti mati dan pasti diminta pertanggungjawabannya. Kita duduk di sini dihormati, karena Allah masih menutup aib kita, jika Allah buka maka bubarlah kita,” pesannya saat menjadi pembicara di studio salah satu stasiun televisi swasta, semalam, Rabu (14/02/2018).
Baca: Untuk Anies-Sandi, Habib Luthfi: Jabatan Jangan sampai Jadi Tuntutan di Hadapan Allah
Pimpinan Pondok Pesantren Daarut Tauhiid ini pun menasihati, siapa saja yang memiliki jabatan, pangkat, serta kedudukan, agar memperhatikan isi dari pada ‘casing’ semata saat mengemban amanah tersebut.
“Jadi kalau kereta api mah tergantung lokomatifnya, jika lokomotifnya sadar dan bener, insya Allah gerbong akan terbawa dengan baik,” ujarnya.
Aa Gym menuturkan, jangan sampai ‘casing’ bagus tapi isinya tidak bagus.
Ia mengatakan, setiap pengemban amanah yang diberikan ‘casing’ harus memikirkan bahwa kehadirannya sebagai solusi atau masalah di negeri ini. Jangan sampai gaya oleh ‘casing’, sebab akan menjadi sumber masalah.
Kata dia, siapapun yang diberi ‘casing’ dalam bentuk kepemimpinan apapun, harus menunjukan keteladanan dengan apa yang bisa ditunjukkan kepada masyarakat yang dipimpinnya.
“Yang sangat bermakna dari seseorang, saat diberi casing adalah perjuangan dan pengorbanan yang tulus. Selalu indah yang tulus. Demi Allah, lakukan yang terbaik dalam hidup ini, sudah pasti ada balasannya,” ungkapnya.* Zulkarnain
Baca: Sebut Ayahanda, Arifin Ingatkan Jokowi Jabatannya Tak Akan Lama