Hidayatullah.com– Dalam rangka menegakkan integritas dan akuntabilitas di lingkup Kementerian Agama, Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemenag bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kedutaan Besar Australia untuk Indonesia menggelar acara Sosialisasi Program Pencegahan Korupsi Training of Trainer “Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK)” di Hotel Lumire, Jakarta, Kamis (08/03/2018).
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dalam sambutannya mengatakan, perempuan adalah tiang negara. Jika perempuannya baik, maka baiklah negara. Jika perempuannya rusak, maka rusak pulalah negara.
Baca: Terkait Novel, Presiden Jokowi Diminta Tingkatkan Komitmennya Berantas Korupsi
“Kekuatan perempuan Indonesia akan memberikan kontribusi yang luar biasa bagi upaya perlawanan terhadap korupsi, khususnya dalam hal pencegahan,” ujarnya.
Menurut Lukman, salah satu upaya pencegahan korupsi melalui gerakan SPAK. Hal ini dianggap menjadi bukti kuat dan tekad keluarga besar Kemenag dalam pencegahan korupsi.
Baca: KPK Ajak Nasyiatul Aisyiyah Cegah Korupsi Berbasis Keluarga
SPAK merupakan gerakan yang diluncurkan oleh KPK dengan dukungan AIPJ (Australia Indonesia Partnership for Justice), yang menjadikan perempuan sebagai titik poros pendidikan nilai-nilai anti korupsi, dimulai dari keluarga dan terus meluas ke jejaring lingkungan sosial masing-masing.* Zulkarnain