Hidayatullah.com– Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan mengadakan festival budaya Islam di Cirebon, Jawa Barat, pada tahun ini, serta akan menggelar kongres budaya di Jakarta pada awal tahun 2019 mendatang.
Ketua MUI bidang Budaya KH Sodikun mengatakan, untuk acara festival budaya Islam akan dihelat oleh Keraton Cirebon yang menjalin kerja sama dengan MUI, staf Presiden, dan persatuan purnawirawan TNI.
Sedangkan kongres budaya, sambungnya, bertujuan menggali dan mengkaji nilai-nilai budaya untuk membangun serta memformat kearifan bangsa.
“Ini, kan, terasa betul terkikisnya laku-laku luhur, itu tidak kita dapati lagi,” ujarnya kepada hidayatullah.com di Kantor MUI Pusat, Jakarta, Selasa (17/04/2018).
Baca: MUI Larang Remaja Rayakan “Valentine”, Mahasiswa Tolak Budaya Barat
Menurut Sodikun, khususnya budaya Islam, adalah pilar penopang bangunan Indonesia ke depan.
“Isi kongresnya menggali budaya Indonesia itu bagaimana? Kekayaan budaya Indonesia itu apa? Dan bagaimana kita mendesain nilai-nilai budaya itu menjadi universal. Agar seluruh anak bangsa bisa mengimplementasikannya,” jelasnya.
Ia mengaku prihatin dengan budaya yang ada saat ini di masyarakat, terutama generasi muda. Sodikun mengungkapkan, saat ini menggambarkan budaya yang liar dan kering dari nilai-nilai keluhuran bangsa Indonesia.
MUI, terangnya, ingin membawa masyarakat kepada budaya ketimuran yang lahir dari keluhuran bangsa. Yang mana Islam turut memberi warna dan menjadi ruh bagi nilai-nilai budaya bangsa.
“Intinya kita mencari warna baru budaya Indonesia,” pungkasnya.*